Produser Film Fighter For Justice, Jadwalkan Open Casting Ahir Desember 2020

 

Jakarta,,Mwartapedia.com  – Produser Film Fighter For Justice, Herry Battileo  dalam waktu dekat akan membuka casting untuk film yang di bintanginya Fighter For Justice di Studio Ezy Pratana Academy, kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menurut Pengacara yang sudah malang melintang di dunia peradilan, Film yang akan di produksinya itu bersama Sutradara Roy Wijaya, adalah film kesekian kalinya setelah puluhan tahun silam vakum di dunia entertainment.

“Jadi Ini Film bukan hanya menceritakan ketimpangan keadilan atas hukum yang terjadi, tapi ada sedikit membuka kenangan lama, ketika saya bergelut dalam dunia film di masa lalu,” ungkap Herry kepada Wartawan di Jakarta, Minggu 13 Des 2020.

Bahkan menurut Sutradara Roy Wijaya, dalam sinopsis yang di tulisnya, akibat ketimpangan hukum yang terjadi di negeri ini, hingga sampai saat ini, banyak merenggut nyawa bagi yang tidak bersalah. Begitupun dengan akhir cerita dari Film ini, setelah puluhan tahun berlalu, fakta dan kenyataan akan kasus ini baru mulai terkuak.

Untuk itu, sang Sutradara dalam open casting di ahir bulan Desember, telah menujuk beberapa caster untuk mencari para Aktor atau Aktris yang memang memahami prilaku dan sikap dari sistem peradilan di Indonesia. 

Hal itu, akan disandingkan untuk beradegan dengan Herry Battileo yang akan berperan sebagai Pengacara yang sangat peduli pada kaum miskin kota dan kaum papa.  

“Seperti yang saya tulis dalam Film ini, dimana para buruh menuntut perusahaan, agar memberikan hak yang sewajarnya dan penggusuran tanah terjadi dimana mana,” ungkap Roy.

Roy Mengatakan, Film ini Kesannya, kuasa atas hukum dan keadilan itu linier dengan kuasa modal. Siapa yang punya uang banyak, maka ia bisa membeli keadilan. karena instrumen keadilan tersebut adalah subjek yang telah menjadi komoditi bisnis sejak lama. Sehingga wajar yang salah bisa menjadi tidak bersalah, sementara yang tidak bersalah bisa jadi bersalah.

“Sedangkan Kemiskinan, kekurangan, ketidakberdayaan sepertinya dianggap tidak layak bersaing di dunia ini. Alih-alih hidup berdampingan dengan mereka yang menggenggam sumber penghidupan. Karena kemiskinan, kekurangan serta ketidakberdayaan pada faktanya selalu jadi korban,” pungkasnya. (ML)




Heboh Gempa Bumi Guncang Lembata

Lewoleba, Mwartapedia.Com- Pantauan media ini bahwa seluruh warga pengungsi yang berada didalam gedung perpustakaan dan kearsipan milik pemerintah daerah kabupaten yang dihuni oleh Pengungsi Ile Lewotolok kaget dan berlari keluar gedung saat gempa magnitude dengan kekuatan 5,4 SR Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur juga mendapatkan efek dari guncangan gempa ini tak hanya di Lembata tak hanya itu hampir di seluruh daratan  (NTT) merasak guncangan gempa magnitude dengan kekuatan 5,4 SR 

Kejadian Gempa bumi ini , Sabtu, 12 Desember 2020 pukul 22.55.23 WIB dengan lokasi wilayah Laut Sawu.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,19 LS dan 123,33 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 81 km arah Barat Daya Lembata, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 117 kM.

Adapun Jenis dan Mekanisme Gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik dengan kombinasi geser (oblique-thrust).

Warga pengungsi dihimbau untuk selalu tetap berwaspada karena masih ada gejala gempa susulan

Pengakuan salah seorang warga pengungsi ibu Maria warga desa aulesa kecamatan ile ape timur tepat pukul 00.wita saya sangat ketakutan dan membawa anak saya langsung keluar ruangan saya berharap semoga semuanya baik-baik saja.

Penulis. : Roy

Editor.    : Mery




PABERSI NTT Gelar Terbuka Calon Angkat Berat

Kupang, mwartapedia.com –  Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI)  Provinsi Nusa Tenggara Timur yang baru  dibentuk pada bulan November 2020, saat ini menggelegar seleksi terbuka calon atlet angkat berat di Kota Kupang.

Ketua PABERSI NTT, Valentino Sucipto, melalui sekretaris PABERSI NTT, David Kenenbudi kepada media ini Jumat,  (11/12/2020) menjelaskan PABERSI NTT sudah dua (2) minggu mengadakan terbuka atlet angkat berat di Kota Kupang. 

“Untuk meningkatkan olahraga angkat berat maka kami mengadakan seleksi terbuka untuk anak-anak yaitu putra-putri dari usia mulai 12 tahun sampai dengan 20 tahun”, jelas David. 

Menurutnya, jika dalam seleksi tersebut ada peserta yang berpotensi maka akan diambil untuk kemudian dibina menjadi atlet.  

“10 tahun lalu kita punya atlet yang juara nasional, karena itu kita mau kembalikan angkat berat ini jadi salah satu olahraga prioritas di Nusa Tenggara Timur”, katanya.

Dikatakan David, metode seleksi yang digunakan pada tahap  awal yakni melihat dari segi fisik. 

“Secara fisik iya, akan ada ukuran tinggi badan, panjang tungkai tangan, terus lebar telapak, selain itu memang kita akan seleksi juga kemampuan mengangkat beban”, tandas David. 

Selama 2 minggu seleksi, lanjut David, sudah terseleksi 8 orang yang berpotensi. Dengan demikian pihaknya meminta untuk kedelapan orang tersebut melakukan latihan rutin. 

“Tetapi dari 8 orang itu hanya 2 saja yang paling rajin”, katanya. 

David kembali menyampaikan bahwa PABERSI NTT membuka kesempatan seluas – luasnya bagi putra – putri NTT yang memiliki potensi di bidang angkat berat untuk bergabung di PABERSI NTT.. 

“Kami akan berikan contoh latihan dengan metode latihan secara rutin dan pelatihnya kami biayai, kami sudah siap itu adalah mantan juara nasional yang pernah sampai ke kancah nasional”, jelasnya. (ML)




IIPG Gandeng Dinkes Lembata Gelar Ramah Lansia di posko Donbosco

Lewoleba, wartapedia.com –  Ikatan istri partai Golkar kabupaten Lembata,Dinas Kesehatan Lembata,Bidang Kesmas seksi kesehatan keluarga dan gizi,TP.PPK kabupaten Lembata,Ikatan Bidan Cabang Lembata menggelar giat ramah lansia di posko Donbosco yang berlangsung pada Sabtu (12/12/2020).

Dengan materi kegiatan yang disampaikan oleh Margareta Ose Making selaku narasumber lansia membawakan penyuluhan perilaku Ramah lansia dengan menggunakan bahasa daerah kemudian pendampingan peserta pelatihan dalam mempraktekkan santun lansia di kelompok lansia.

Sementara itu, Maria Ilon Fernandez selaku penanggung jawab kegiatan Ramah lansia untuk meningkatkan umur harapan hidup bagi para lansia yang berada di kabupaten Lembata.

Pelaku kegiatan Ramah lingkungan beserta seluruh bidan di sembilan kecamatan yang ada di kabupaten Lembata hadir dalam kegiatan Rama lansia diposko Donbosco.

Hal ini dijelaskan oleh salah seorang pelaku kegiatan oleh Eta Resing yang bersama para lansia saat terlaksana kegiataan ini.

“Harapan lebih jauh semoga lansia seluruh Lembata mendapatkan pelayanan dari tenaga kesehatan yang profesional dan ramah serta berkualitas untuk meningkatkan pelayanan para lanjut usia,”Ungkapnya.

Dijrlaskan, saat ini para lansia  oleh bidan eta making bahwa akibat tua kemunduran dari panca indera pendengaran hingga kurang begitu baik untuk menyimak materi yang kami sajikan.

Tak hanya itu ketua IIPG Lembata Yuni Damayanti juga mengambil bagian untuk membagikan kasih dan sayang dalam nuansa kelamaholotan dengan membagikan sejumlah bantuan yang seadanya diantaranya makanan tambahan balita, pempers, pakian baru untuk anak-anak dan bayi serta dari ikatan bidan Lembata dengan partisipasi membagikan masker, biskuit dan tak kala penting dari persatuan kesehatan gigi Lembata dengan memberi paket higene personal.

Penulis. : Roy 

Editor.    : Mery




PMI dan Yayasan HAKKA Laksanakan Aksi Kemanusiaan Donor Darah Masal

Kupang,Mwartapedia.com  – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2020 Kodim 1604/Kupang bekerja sama dengan PMI Provinsi NTT dan Yayasan HAKKA Provinsi NTT melaksanakan donor darah masal yang bertempat di Aula Serba Guna Makodim 1604/Kupang Jln. Mohammad Hatta No. 22, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Kamis (10/12/2020).

Komandan Kodim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos, menyampaikan saat ini kita dapat melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial Donor Darah dalam rangka Memperingati Hari Juang TNI-AD Tahun 2020. Dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, saya atas nama Komando dan pribadi menyampaikan apresisasi dan ucapan terima kasih kepada PMI Provinsi NTT dan Yayasan HAKKA Provinsi NTT atas dukungan dan kerjasamanya dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah kali ini. 

Kegiatan donor darah ini mengusung tema “Bersama Kita Bisa.” Merupakan kegiatan kemanusiaan dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan darah kita semua  serta membantu PMI Provinsi NTT dalam menjaga ketersediaan darah di situasi Pandemi Covid-19 sekaligus sebagai wujud pengabdian TNI-AD di wilayah Kupang, khususnya Kodim 1604/Kupang kepada masyarakat,” ucap Dandim. 

“Dalam kegiatan ini, perlu kami ingatkan. Kami Kodim 1604/Kupang selaku panitia kegiatan menyediakan beberapa prosedur kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang juga belum berakhir, dengan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum kegiatan, menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” ujarnya. 

Dandim 1604/Kupang menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendonor yang sukarela, tulus dan ikhlas yang ingin menyumbangkan darahnya, tak lupa juga PMI Provinsi NTT dan Yayasan HAKKA Provinsi NTT atas partisipasinya dalam kegiatan donor darah yang digelar oleh Kodim 1604/Kupang dalam rangka menyambut peringatan Hari Juang TNI-AD Tahun 2020. 

“Ingat, setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan jiwa sesama kita yang membutuhkan. Dan kepada para petugas medis yang melayani kegiatan donor darah ini, agar melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” tuturnya. 

Dandim berharap agar kegiatan donor darah di kalangan prajurit terus membudaya, karena selain dapat membantu kesulitan orang lain, sekaligus sangat baik bagi kesehatan. Selain itu sesuai dengan nilai-nilai yang tertuang dalam Delapan Wajib TNI, yakni prajurit harus menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Dengan adanya kegiatan donor darah tersebut Kodim 1604/Kupang bersama elemen masyarakat yang berpartisipasi telah turut membantu penambahan suplai persediaan darah di PMI Provinsi NTT. 

“Kegiatan bakti sosial TNI berupa aksi donor darah ini menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Kodim 1604/Kupang dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD Tahun 2020, yang diperingati setiap tanggal 15 Desember,” pungkasnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo, S.Sos, Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., M.Tr., Hanla, Pabung Kodim 1604/Kupang Letkol Inf Gempar Sebayang, Karumkit Wirasakti Kupang beserta anggota, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 1604/Kupang, Anggota Balak Aju Dam IX/Udayana, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161/WS PD IX Udayana beserta anggota, Anggota Basarnas Kupang, Ketua HAKKA Kota Kupang beserta anggota dan para Babinsa 1604/Kupang. (Pendim1604/Kupang)




Partisipasi Atas Duka Tanah Lembata, Forum Lembata Memanggil Salurkan Bantuan Bagi Pengungsi

Lewoleba,Mwartapedia.com  – Sejumlah masyarakat Diaspora NTT di Jakarta dan sekitarnya membentuk “Forum Lembata Memanggil” sebagai bentuk partisipasi atas duka dan derita yang dialami masyarakat di tanah Lembata, yang saat ini sedang menempati sejumlah posko pengungsian di Kota Lewoleba.

Forum Lembata Memanggil yang di nahkodai oleh Bernard Tifaona, S.H, M.H dan sekretaris Michael Laba Kleden hadir dikota Lewoleba memberikan bantuan bagi para pengungsi korban erupsi gunung Ile Lewotolok pada Kamis (10/12/2020).

“Bantuan ini diberikan melalui Diaspora NTT yang berada di Jakarta,”Ujar salah seorang penasehat,  Polce Ruing dan hari ini melalui Bulog Larantuka akan serah terima kepada kami sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Diaspora NTT Jakarta pada forum Lembata Memanggil,”Tambah Polce

Lanjut  Polce, kami sudah melaporkan jati diri lembaga kepada pemerintah kabupaten Lembata dan  kehadiran kami  secara resmi dalam duka Lembata ini sehingga untuk saat ini fokus kami terhadap tanggap darurat bencana Erupsi ile lewotolok.

“Kami pastikan bahwa seluruh bantuan dari kami bisa sampai ke warga terdampak yang ada di rumah warga mandiri untuk bisa mendapatkan perhatian khusus dari lembaga kami agar mereka jangan lapar namun kehadiran kami untuk membantu serta meringankan beban pengungsi,” Tuturnya.

Dirinya menambahkan, sebanyak 1.700 sembako yang akan kami distribusikan berdasarkan data yang pasti sehingga bisa kami mempertanggung jawabkan kepada lembaga kami dan para donatur kami yang ada di Jakarta.

“Petrus Orias Muda beliau adalah orang pertama CIO perusahaan tambang Indonesia, salah satu tambang terbesar PT. Freport dan beliau putra NTT yang mau peduli terhadap duka Lembata dengan terjadinya bencan Erupsi gunung berapi Ile Lewotolok ini,”Terangnya.

Ditambahkan, harapan kami keadaan dikabupaten Lembata tidak boleh berlarut-larut dan kita semua juga berdoa agar seluruh keluarga dan sanak saudara kita kembali dengan selamat  pada rumah masing-masing sampai selesainya bencana in.  Kami juga akan membantu pemerintah dalam merehabilitasi warga terdampak korban Erupsi gunung Ile Lewotolok serta pemberdayaan sumberdaya manusia dan ekonomi .

“Sebagai orang Lembata yang  merantau sekian lama sehingga dengan adanya musibah ini kami terpanggil untuk turut ambil bagian dan ikut menderita sehingga debgan rasa itu kami hadir disini, Duka Lembata adalah duka kita bersama,”Ungkapnya. 

Ahli Mitigasi Bencana yang punya pengalaman di berbagai daerah, Gabi Goa menjelaskan bencana ini bukan hanya derita yang dialami oleh orang Lembata saja namun siapa saja bisa merasakan karena ini adalah bencana kemanusian. 

Lebih jauh Gabi mengatakan situasi ini menarik situasi publik dan nasional Lembata membutuhkan solidaritas kemanusiaan untuk bisa keluar dari musibah Erupsi ini.

“Yang paling penting adalah asesmen terhadap korban itu ada dimana saja sehingga memperhatikan warga baik yang ada di zona merah dan zona hijau sehingga kordinator antar lembaga terkait baik di tingkat lokal dan Nasional sangat di butuhkan karena managemen kebencanaan sudah diatur dalam undang-undang dibawah koordinasi BNPB dan semua ikut terlibat didalamnya sehingga solidaritas nasional dan internasional akan terpanggil,”Pungkasnya.

Penulis   : Roy

Editor.     : Mery




Golkar dan IIPG Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok

 

Lewoleba,Mwartapedia.com –  Partai Golkar bersama Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) kabupaten Lembata salurkan bantuan ke tenda pengungsi warga terdampak korban Erupsi Ile Lewotolok di kantor bupati lama dan gedung perpustakaan milik pemerintah daerah kabupaten Lembata, Kamis (10/12/2020).

Pantauan media Mwartapedia.com sumber bantuan ini diperoleh dari Dewan Perwakilan Daerah I dan Dewan Perwakilan Daerah II Partai Golkar bersama Ikatan Istri Partai Golkar dari DPD I dan DPD II 

Bantuan berupa sembako dan sejumlah paket kesehatan ini sebanyak dua ratus dua puluh paket diantaranya adalah makanan sehat, makanan tambahan balita dan ibu hamil, obat-obatan, masker, kacang hijau sebanyak dua ratus kilogram, hendsainteser, sabun cuci tangan, pempers bayi sampai lansia dan berbagi jenis kebutuhan lainnya untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak erupsi gunung Ile Lewotolok yang ada di posko-posko.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada pemerintah kabupaten Lembata dan disaksikan oleh ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Lembata yang mana adalah bupati Lembata Eliatser Yentji Sunur.,S.T.,M.T.

Hadir dalam pendistribusian ini bersama ketua IIPG Lembata Yuni Damayanti.SE., Petrus Bala Wukak selaku sekertaris DPD II Partai Golkar kabupaten Lembata,Petrus Gero selaku ketua DPRD kabupaten Lembata dan kader IIPG serta kader partai Golkar lainnya untuk menjawab kebutuhan yang ada di posko pengungsian.

Dengan cekatan IIPG Lembata yang dipimpin oleh Yuni Damayanti selaku ketua bersama rombongan datangi korban Erupsi Ile Lewotolok untuk bercerita dan berbagi kasih.

“Hanya ini yang bisa kami bantu mudah-mudahan bisa bermanfaat serta digunakan secara baik dan jangan lihat apa yang kami berikan namun ini menjadi bagian rasa hormat kami IIPG bersama jajaran partai Golkar kabupaten Lembata dalam misi kemanusiaan,”Ujarnya.

Yuni Damayanti dalam wawancara singkat bersama media mwartapedia.com menyerahkan bantuan dari IIPG propinsi .

“Target kita adalah anak-anak dan keluarga kami mengkondisikan agar dapat terjawab semua untuk di bagikan kesemua posko”ungkapnya.

lebih Yuni jauh mengutamakan ucapan terimakasih untuk ibu Asty Lakalena semoga dengan bantuan yang diberikan ini menambah semangat bagi para pengungsi dan bagi kami IIPG Lembata terus Semangat,Maju,The Best.

“Tak kenal lelah tak kenal mundur kami IIPG Lembata akan selalu hadir untuk mendistribusikan bantuan dalam misi kemanusiaan pada Bencana Erupsi gunung Ile Lewotolok di kabupaten Lembata,” Hal ini disampaikan oleh ketua IIPG Lembata Yuni Damayanti dalam nuansa kelamaholotan.

Hal senada disampaikan oleh sekretaris DPD II Partai Golkar kabupaten Lembata Petrus Bala Wukak bahwa ini misi kemanusiaan untuk itu kami hadir dalam nuansa semangat taan tou dalam bingkai kelamaholotan karena duka korban Ile Lewotolok adalah duka kita bersama.

“Kami hadir juga lebih jauh mungkin bisa memberikan apa yang kami bisa dan pastinya seluruh gerakan partai Golkar bersama jajarannya dalam misi kemanusiaan bisa menjadi hal baik dan berguna bagi warga terdampak korban Erupsi gunung ile lewotolok dikabupaten Lembata,”Kata Petrus.

Pantauan media ini, seluruh kader partai Golkar dan tim IIPG sore ini dengan semangat gotong-royong berkunjung dari tenda ke tenda agar estafet bantuan bisa disiratkan dengan baik dan maksimal.

Penulis. : Roy

Editor.    : Mery




Yayasan Plan International Adakan Pelatihan Dasar Green Skill 2.0 di Desa Tubuhue

Soe,Mwartapedia.coom – Project Green Skill 2.0 (GS 2.0) merupakan kelanjutan Green Skill 1.0 yang telah dilaksanakan oleh Plan International Indonesia Kerjasama Kinara dan PT. Duta Argo Mandiri Soe pada tahun 2016-2018.Program ini bertujuan untuk mendukung generasi muda di pedesaan, terutama Perempuan-perempuan muda untuk berdaya secara ekonomi dan sosial melalui sumber pendapatan yang berkelanjutan dan pekerjaan yang layak dalam skema ekonomi hijau.

Pelatihan ini adalah pelatihan Dasar yang menyasar 330 orang Kaum muda dengan kisaran 70% dari Peserta adalah Perempuan yang ada di desa-desa dampingan PLAN kurang lebih 23 desa Di wilayah TTS dan TTU.Tenaga Fasilitatornya adalah Fasilitator lokal terlatih dan dilaksanakan secara parallel dalam bulan Desember ini. 

Adapun tujuan dari Pelatihan Dasar Green Skill 2.0 ini adalah untuk memberikan penguatan kapasitas kepada generasi muda di pedesaan terutama kaum Perempuan. Kemudian Outputnya mereka mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan tambahan dari materi-materi yang diberikan oleh fasilitator agar mereka dapat menghasilkan dokumen rencana usaha yang digunakan untuk pengembangan usahanya.

Kegiatan Pelatihan Green Skill 0.2 hari ini berlangsung Dikantor Desa Tubuhue diikuti oleh 18 Orang Peserta yang terdiri dari 7 Orang dari Desa Kesetnana Kecamatan Mollo Selatan Dan 11 Orang dari Desa Tubuhue Kecamatan Amanuban Barat. 

Pelatihan Dasar tersebut berlangsung Hari ini Rabu (9 – 11 /12/2020) dibuka oleh Sekertaris Desa Tubuhue, Petrus Nubatonis mewakili Kepala Desa yang berhalangan hadir. 

Selanjunya arahan dari Perwakilan Kirana,Natalia Caw yang dalam arahannya meminta semua peserta untuk betul-betul serius dan fokus 

“Semua peserta saya minta untuk tetap konsisten dalam mengikuti Pelatihan ini sampai selesai. Kelompok yang ada harus aktif dan kuat sebagai tim dalam bekerja”.Ujarnya mengakhiri arahan.

Pelatihan ini Di Fasilitasi oleh Dua Orang Fasilitator, masing-masing Maraike S.Y. Mella dan Esther Naty. Mereka akan memandu 6 materi antara lain:

Pengantar Gender, Perencanaan Usaha, Dasar-dasar Keuangan, pemetaan Kebutuhan Pasar, Meningkatkan Nilai Mutu dan Perencanaan Pemasaran Serta metode yang digunakan adalah metode pembelajaran dengan proses belajar bersama peserta berbagi pengalaman, Diskusi, praktik dan ceramah.

Untuk Hari ini ada dua materi yang dibahas, yakni Pertama, Pengantar Gender yang difasilitasi oleh, Esther Naty. 

Dalam prosesnya Fasilitatasinya mengawali dengan perkenalan Dan penjelasan tentang tujuan seasi dan free test bagi peserta kemudian peserta dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis kelamin. Selanjutnya masing-masing kelompok diminta memikirkan dan menuliskan harapan keluarga atau orang-orang disekitanya sebagai orang muda. Kemudian ada penjelasan tentang perbedaan gender Seks dan Jenis kelamin lalu didiskusikan secarah bersama. Dan terakhir Fasilitator memberi penjelasan serta bersama Peserta berdiskusi tentang Peran Produktifitas, Peran Reproduktif Dan Pkerjaan Sosial. 

Materi Kedua,tentang Perencanaan Usaha yang dipandu langsung oleh, Maraike S. Y. Mella yang Mengajak semua Peserta berdiskusi lebih kedalam tentang Rencna usaha yang meliputi tujuan Rencana Usaha, Komponen Rencana Usaha seperti tujuan, ringkasan usaha,jenis usaha, alasan /latar belakang Usaha,rantai nilai Usaha, pilihan potensi Usaha, analisis pesaing, analisis internal,analisis pasar/target pembeli, penentuan harga dan biaya, modal, alur pendapatan, dampak Usaha, kebutuhan investasi dan lain-lain. 

Ditempat yang sama, media ini sempat menemui salah seorang peserta Kaum Perempuan, Adelina Saluk yang adalah delegasi Desa Tubuhue untuk diminta tanggapannya seputar Pelatihan Dasar Green Skill 2.0 ini. 

Dirinya sangat bersyukur dan bangga dapat ikut kegiatan ini karena sangat bermanfaat.

“Saya sangat bersyukur dan bangga sekali bisa terlibat sebagai peserta karena akan mendapat pengetahuan yang begitu penting tentang peran Perempuan dalam dunia usaha”.Pungkas Adel dengan senyuman manisnya.(Muty).




Bupati Lembata Pimpin Rapat Bersama Forkopimda Bahas Skema Penanganan Pengungsi

Lewoleba,Wartapedia.com  –  Rapat Analisa dan Evaluasi (ANEV) yang dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, didampingi Forkopimda, Rabu (9/12/2020), disampaikan sebagai berikut dalam point yang dibahas diantaranya adalah Skema penanganan pengungsi dalam masa pandemi Covid -19.

Buoati Lembata, Eliatser Yentji Sunur, S.T, M.T mengatakan Setiap Posko penanganan pengungsi wajib memperhatikan protokol kesehatan. Komando diminta untuk senantiasa mengedukasi warga pengungsi untuk disiplin terhadap protokol kesehatan. 

“Setiap pengungsi wajib dirapid test dan apabila ditemukan ada yang reaktif maka segera dilakukan swab test termasuk seluruh keluarga yang menampung dan warga yang kontak erat. Selanjutnya dipusatkan kembali pada ruangan tersendiri untuk mengantisipasi penyebaran lebih lanjut apabila hasil swabnya dinyatakan positif,”Ungkapnya.

Dengan tegas dirinya menambahkan untuk penangan Covid–19 bagi warga pengungsi sifatnya tegas dan tidak tawar menawar,mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku selama ini dalam penanganan covid-19.

“Komando tanggap darurat diminta untuk tidak tolerir  terhadap penegakan protokol kesehatan sesuai pedoman penanganan Covid-19 yang berlaku,”Tegasnya.

Untuk Pengawasan dan pengendalian penangan pengungsi, Bupati Lembata menerapkan aturan sebagai berikut.

1. Inspektur diminta agar secara simultan melakukan pengawasan,pengendalian dan pendampingan terhadap pelaksanaan tugas setiap bidang/bagian/seksi Komando Tanggap Darurat baik dari aspek keuangan maupun logistik.

2 .Seluruh logistik yang berkaitan dengan kebutuhan hunian pengungsi,makanan siap saji,kebutuhan mandi/cuci,obat-obatan agar segera didistribusikan dalam kesempatan pertama kepada para pengungsi sesuai kebutuhan dan tidak mengendap berlama-lama di gudang logistik. Untuk hal ini, manajemen logistik dan pergudangan agar diperbaiki,disederhanakan dan tidak mengabaikan aspek administrasi. 

3. Komando tanggap darurat agar melakukan edukasi/sosialisasi/himbauan kepada seluruh donatur, agar bantuan logistik tidak langsung disalurkan kepada pengungsi namun perlu melapor kepada Komando Tanggap Darurat untuk dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terutama selama masa pandemi Covid-19 ini.

4. Camat Ile Ape dan Ile Ape Timur diperintahkan untuk membuka posko pengendalian pada pintu masuk wilayah masing-masing, dan mengerahkan seluruh staf berkantor di lokasi posko dan mengatur jadwal jaga pada posko tersebut selama 24 jam, mengawasi dan mencatat setiap pengunjung yang masuk/keluar  ke wilayah kecamatan masing-masing serta melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Bupati secara berkala.

5. Komando Tanggap Darurat agar mengedukasi warga serta mengajak warga pada 10 desa di Kecamatan Ileape yang tidak termasuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) II untuk kembali ke desa masing-masing dan melaksanakan aktivitas sebagaimana biasa sesuai rekomendasi Kepala Badan Geologi, cq. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nomor : 761.Lap/45/BGL.V/2020 tanggal 29 November 2020 perihal Peningkatan Tingkat Aktivitas Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

“Komando Tanggap Darurat agar menyusun jadwal dan Tim Khusus untuk membantu menyiapkan makanan dan minuman pengungsi dan petugas selama masa tanggap darurat,”Pungkasnya.

Penulis.  : Roy

Editor.     : Mery




Danlantamal VII Bersama Rombongan Peduli Kemanusiaan Erupsi Gunung Berapi Ile Lewotolok Tiba di Lembata

Lewoleba,Wartapedia.com  – Pemerintah daerah kabupaten Lembata bersama Forkopimda Kabupaten Lembata melaksanakan penjemputan Komandan Danlantamal VII Kupang Laksma TNI IG Kompiang Arigawa bersama rombongan yang dipimpin oleh Danlantamal VII Kupang Laksma TNI I.G. Kompiang Arigawa yang berlangsung di Jeti Apung ex Harnus, kabupaten lembata, rabu (8/12/2020).

Komandan Lantamal VII dalam kunjungan ini mengatakan tujuan dalam kunjungan kerja ini  adalah melihat dan memantau  secara langsung korban bencana erupsi gunung berapi Ile Lewotolok Kabupaten Lembata

Dalam misi kemanusiaan ini sejumlah petinggi TNI-AL memberikan bantuan kepada warga terdampak pasca taburan vilkanik gunung berapi ile lewotolok yang diserahkan kepada bupati Lembata Eliatser Yentji Sunur selaku pemerintah kabupaten Lembata secara simbolis

Rombongan  melihat situasi para pengungsi yang berada ditenda-tenda dan langsung bertolak ke titik lokasi letusan gunung pada Minggu 29/11/2020 pekan lalu di kecamatan Ile Ape Timur dan kecamatan Ile Ape.

Bantuan yang diberikan berupa sembako dan juga pakaian layak pakai dan profil thank serta barang lainnya,tak hanya itu Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) juga turut berpartisipasi atas misi kemanusiaan yang terjadi pada korban vulkanik gunung Ile Lewotolok di kabupaten Lembata dengan menggunakan kapal perang KRI.PANDRONG 801 yang tiba di pelabuhan laut Lewoleba siang tadi.

Lebih jauh Komandan Lantamal VII Kupang mengatakan dalam misi tiba dikabupaten Lembata adalah sebagai wujud dan misi untuk peduli terhadap kejadian yang menimpa warga kecamatan Ile Ape Timur dan kecamatan Ile Ape di kabupaten Lembata, pimpinan AL saat ini peduli terhadap bencana di seluruh Indonesia salah satunya di propinsi NTT dimana gerakan peduli bencana terhadap saudara-saudara kita yang sudah berjalan kurang lebih 9 hari.

“Saat ini kami sudah menggerakkan pasukan diantaranya dari Lanal Maumere untuk bisa membantu pemerintah dalam rangka percepatan menanggapi bencana erupsi untuk para pengungsi dari rumah mereka ke posko yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah kabupaten”ujarnya.

Sementara itu Bupati Lembata Eliatser Yentji Sunur menambahkan bahwa menyampaikan terimakasih kepada keluarga besar AL yang memberikan perhatian tentunya kita wujudkan dengan segala tanggung jawab,

“Saya menghimbau kepada warga pengungsi agar tetap menjaga situasi dan kondisi karena kita sudah memasuki musim hujan dimana sangat rentan demam berdarah, Malaria,diare,semua harus aktif untuk dilayani oleh tim medis dan kesehatan pengungsi harus dijamin,”Pungkasnya.

Penulis.  : Roy

Editor.     : Mery