Pangdam IX/Udayana Kunjungi Makorem 161/Wira Sakti

 

Kupang,Wartapedia.com  – Kegiatan ini merupakan kali pertama Kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, usai dilantik menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana beberapa waktu yang lalu.

Setiba di depan Makorem 161/Wira Sakti, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya memberikan laporan kepada Pangdam IX/Udayana. Kemudian Pangdam IX/Udayana menerima laporan Pos Jaga dan laporan Regu Jajar Kehormatan.

Kemudian Pangdam IX/Udayana beserta ibu menerima Pengalungan Kain Tais Tenun Khas NTT dari salah satu anak Anggota Kodim 1604/Kupang.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti Mayor Inf Arwan Minarta dalam rilis tertulisnya, Rabu (16/12/2020).

Setelah itu, Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan disambut oleh Kasrem 161/Wira Sakti beserta ibu dan Para Dankabalak Aju Kodam IX/Udayana.

Sebelum memasuki Loby Makorem 161/Wira Sakti, sesuai dengan protokol kesehatan Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan di tempat yang telah disediakan.

“Di Loby Makorem 161/Wira Sakti, sambil istirahat sejenak, Pangdam IX/Udayana menyaksikan beberapa Video Kodim 1622/Alor, yaitu Pertama : Kegiatan Komandan Kodim Membagikan Masker kepada Masyarakat, Kedua : Kegiatan Babinsa bersama Babhinkamtibmas Memberikan Bantuan Kemanusiaan di Wilayah Binaan, dan Ketiga Kegiatan Bedah Rumah,” ungkap Kapenrem.

Sementara itu Ibu Ketua Persit KCK PD IX/Udayana meninjau Hasil Kerajinan Tangan Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, dan menuliskan kesan pesan : Bekerja dengan Hati Selalu, dan kerajinan ini perlu dikembangkan, diharapkan hasil kerajinan ini bisa terkenal diluar.

Usai melaksanakan kunjungan di Makorem 161/Wira Sakti, Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan melaksanakan peninjauan Lab PCR RST Wira Sakti Kupang.(penrem161ws)




Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Himbau Pedagang dan Pengunjung Pasar Takari

 

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Babinsa Koramil 1604-02/Camplong Serka Jidron Nabuasa melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) serta menghimbau para pedagang dan pengunjung Pasar Rakyat Takari di Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Selasa (15-12-2020). 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Serka Jidron Nabuasa dalam rangka membantu pemerintah dalam mensosialisasikan kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada kebiasaan baru guna terus mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun yang mengalir setelah berbelanja. 

“Dengan selalu memberikan edukasi dan pemahaman kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar selalu waspada karena Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari negara kita. Kita tidak bisa melihat virus ini, orang yang kelihatannya sehat bisa saja menularkan Covid-19. Maka dari itu, kita harus selalu waspada dengan menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya. 

Serka Jidron menyampaikan akan secara terus menerus menghimbau masyarakat termasuk pedagang dan pengunjung pasar tersebut agar senantiasa memiliki kesadaran terhadap disiplin menjalankan protokol kesehatan ketika berada ditempat keramaian atau saat beraktifitas di luar rumah. 

“Semoga kita semua terhindar dari wabah Covid-19 dan selalu diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” harap Babinsa. (Pendim1604/Kupang)




Lewat Film Sang Petarung, Hodlif Hun Bangun Sasana Tinju Berprestasi

 

Jakarta,Wartapedia.com  – Tak dapat kita pungkiri bahwa Indonesia memiliki prestasi yang cukup gemilang dalam cabang olahraga, khususnya Tinju. Sudah banyak terbukti pula anak-anak bangsa mencetak prestasi dan mengharumkan nama NKRI dalam kancah internasional. Mengingat hal tersebut, maka tidak heran bila grand design olahraga nasional ini mulai diupayakan.

Produser Film Sang Petarung, Hodlif Hun menilai, jika awalnya olahraga tinju dianggap sebagai olahraga orang-orang berperangai kasar, saat ini posisinya sudah mulai naik kasta. Banyak sasana tinju kelas atas yang mengadaptasi gerak-gerak tinju sebagai salah satu menu latihan fisik.

“Maka dengan Film Sang Petarung yang saat ini masih dalam proses trailer, saya berharap dengam maraknya olahraga tinju yang dilakukan di pusat kebugaran, bisa menjadi penyemangat generasi muda Indonesua kedepan, khusususnya di Sasana Tinju Victory Target BC,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu 16 Des 2020.

Menurutnya, olah raga tinju erat kaitannya dengan manfaat besar yang diperoleh. Olahraga ini merupakan cara terbaik untuk memiliki tubuh yang kuat dan memperoleh kepercayaan diri dakam membangun prestasi gemilang.

“Banyak orang melihat hasil positif dari latihan tinju. Mereka dapat membangun tubuhnya lebih kuat, khususnya pada lengan dan kaki. Program ini juga bermanfaat untuk kesehatan menta, maka Film Sang Petarung Sangat pentingl,” paparnya.

Sedangkan Sutradara Roy Wijaya, menilai dalam film sang petarung banyak manfaat yang dapat di petik selain cerita haru birunya prestasi, juga manfaat lain adalah meningkatnya gerakan refleks. Dalam melatih kecepatan, perlawanan, dan kekuatan. Fleksibilitas dan refleks otot juga meningkat. 

“Dari sisi mental, dengan gerakan-gerakan memukul maupun menendang, membuat pikiran seseorang jadi lebih lega, juga membantu seseorang menyingkirkan rasa amarah, kecewa maupun sedih pada akhirnya mereka pun terbebas dari stress,” sambungnya.

Film itu juga menjawab sebuah tantangan olahraga tinju yang hampir tenggelam dan di tingggalkan para sponsor, karena di Indonesia belum mempunyai grand design olahraga tinju secara profesional. Padahal sebenarnya ini sangat penting. Terutama untuk menciptakan atlet-atlet yang berprestasi. 

“Bukan hanya itu saja, grand design olahraga nasional ini dapat membuat langkah atlet-atlet kita dan juga pemangku kepentingan menjadi lebih terukur serta sistematis. Sebab, pada dasarnya untuk menciptakan atlet yang memiliki prestasi gemilang tentu saja membutuhkan proses dan perjalanan panjang,”pungkasnya. (ML)




Forum Lembata Memanggil Kunjungi Penghuni Desa Bunga Muda

Lewoleba,Wartapedia.com  –  Forum Lembata Memanggil Kunjungi penghuni yang ada didesa bunga muda kecamatan ile ape, Selasa (15/12/2020).

Dalam Kunujungan ini FLM pedulikan situasi yang menimpa warga bunga muda akibat pasca terjadinya Erupsi gunung berapi ile lewotolok minggu 29/11/2020 di beberapa pekan lalu.

Kini warga masyarakat terpaksa harus berlari dan mengungsikan diri diposko yang aman yang telah disiapkan oleh pemerintah pasalnya kejadian bencana ini datang dengan tiba-tiba hingga warga pun harus pontang-panting untuk menyelamatkan dirinya.

Hingga berita ini diturunkan ratusan rumah warga terkena dampak dari semburan erupsi gunung ile lewotolok yang membuat sejumlah rumah warga pada atap seng mengalami kebocoran karena panas dari muntahan batu dan pasir dari gunung berapi ile lewotolok.

Dengan situasi ini FLM datang dari Jakarta dan wujud peduli terhadap warga terdampak Erupsi ile lewotolok dan menggelontorkan bantuan sembako kepada warga yang berada di kampung halaman desa Bungamuda.

Sejumlah anak muda yang bertahan dikampung ini ditugaskan untuk menjaga kampungnya dan apabila eskalasi gunung berapi ile lewotolok meningkat maka mereka pun harus meninggalkan kampung.

Kini Forum Lembata Memanggil bergerak dari lorong ke lorong dari jalan ke jalan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kami hadir juga guna memperpanjang tangan pemerintah agar masyarakat kita bisa kami lakukan kunjungan untuk memberikan bantuan seadanya.

Polce ruing salah satu juru bicara mengatakan ini bencana maka upaya pelayanan harus dipercepat sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dan prosesnya jangan lama.

“Kami juga akan mendorong sebisa kami untuk pemberdayaan dan sektor ekonomi sehingga kelak Masyarakat dapat menyambung kehidupan dan menjalankan potensi yang ada”ungkapnya.

Polce ruing juga mengabarkan bahwa ini zona merah maka kami harus turun untuk memastikan tujuan kami kesini bukan hanya tanggap darurat bencana tapi sampai ke rehabilitas untuk mendorong pemberdayaan karena kami mempunya rencana jangka panjang untuk itu kondisi ril dilapangan harus kami input ini juga menjadi bagian dari asesmen.

Kades bunga muda Bernadus Parlete Lagamaking menjelaskan kepada media ini bahwa yang paling utama adalah keamanan dan kenyamanan yang ada didesa.

“Berkaitan dengan bencana ini saya himbau untuk kosongkan tempat ini guna upaya keselamatan warga tapi untuk anak muda yang ada dikampung memang ditugaskan khusus untuk mejaga kampung dan mejaga barang lain karena takutnya ada warga yang mengeluh kehilangan barang dan apabila ada gejala terhadap Gunung ile lewotolok makaerela juga sudah stand by dengan sepeda motor yang sudah siap”ujarnya

Lanjutnya, Pada dasarnya kami ketakutan juga dengan kejadian bencana ini karena kurun waktu yang cukup lama seratus tahun dari tahun 1920 silam ke tahun 2020 sekarang gunung ile lewotolok kembali mengamuk pada generasi kami.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada forum lembata memanggil yang sudah datang dan hadir untuk memberikan perhatian kepada warga saya harapan saya bahwa baik forum atau lemabaga mana saja serta pemerintah bisa membantu kami guna memperbaiki rumah – rumah warga yang rusak sengnya akibat panasnya vilkanik di beberapa pekan lalu,”Kata Kades.

Lebih jau Gabriel Goa selaku ahli mitigasi bencana menjelaskan bahwa forum Lembata memanggil berupaya untuk menjawab apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kami akan terus memperhatikan serta mendorong pemberdayaan serta kesinambungan kehidupan warga upaya asesmen bencana harus lebih cepat jangan sampai terlambat,”Pungkasnya.

Penulis: Roy

Editor.  : Mery




Anggota Polres Lembata Gelar Aksi Patroli Unit Gakum Di Pelabuhan Fery

 Lewoleba,Wartapedia.com  – Berdasarkan hasil pantauan media ini bahwa anggota polres Lembata melakukan giat operasi dan patroli unit Gakum yang bertempat di pelabuhan laut waijarang desa waijarang kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata. 

Gelar operasi GAKUM dibawah pimpinan IPDA Edy  Sophian.,SH.selaku KBO RESKRIM dan Kanit Tipiter Bripka Apriyanto Tanesab bersama anggota patroli lainnya  tetap fokus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk meletakkan situasi keamanan bagi masyarakat, Senin (14/12/2020).

Kepada media ini, Ipda Edy Sophian mengatakan patroli Gakum dengan sasaran menekan atau terjadinya kriminalitas terhadap para penumpang yang hendak berpergian keluar daerah karena bulan ini dimana kita menyambut hari raya Natal dan Tahun Baru 

“Tugas kami tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta kestabilan bagi siapa saja karena kita akan menuju ke perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru,”Ungkapnya.

Dikatakan, Sasaran kegiatan unit patroli GAKUM diantaranya adalah meliputi tempat keramaian seperti pelabuhan laut penyeberangan,bandar udara dan terminal penumpang jasa angkutan yang ada di Kabupaten Lembata

“Kegiatan unit Gakum melaksankan patroli dan melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal fery bertempat di pelabuhan fery untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat menjelang natal dan tahun baru,”Terangnya.

Dalam operasi GAKUM ini, tambahnya saya bersama anggota tidak menemukan kejadian yang menonjol dan serta barang-barang penumpang yang mencurigakan ( BB NIHIL )

“Tindakan yang kami laksanakan Bahwa setelah dilakukan pemeriksan barang-barang yang di bawa oleh penumpang tdk ditemukan barang barang yang berbahaya atau mencurigakan serta kepada para penumpang kami menghimbau para penumpang jika ditemukan atau mengetahui info berkaitan dengan bawaan barang penumpang yang mencurigakan agar melaporkan kepada pihak yang berwajib,”Katanya.

Tak hanya itu kabupaten Lembata kini pada angka klasifikasi COVID-19 semakin meningkat saya bersama anggota Langsung menerapkan edukasi Protokol kesehatan diamana kami membagikan masker kepada para penumpang untuk mecegah serta memutuskan mata rantai Penyebaran virus Corona

Penulis.  : Roy

Editor.     : Mery




PMI Lembata Gelar Aksi Pencegahan Peningkatan Covid-19

Lewoleba,Wartapedia.com- PMI gelar aksi upaya pencegahan peningkatan COVID-19 oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Lembata dengan melakukan penyemprotan Disinfektan diwilayah kabupaten Lembata dengan sasaran diantaranya adalah ditempat-tempat pengungsian dan serta gudang logistik yang ada, Senin 14/12/2020 

Kepada Wartapedia, Viktor Making selaku kepala markas menjelaskan Sudah hari ketiga kami melakukan giat penyemprotan dalam upaya prefentiv khususnya pencegahan serta memutus mata rantai Penyebaran virus Corona

“Jadwal penyemprotan kami lakukan dua hari sekali guna peningkatan kualitas kebersihan serta kesehatan pada tempat pengungsian yang ada,selain penyemprotan Disinfektan tim kami juga membagikan masker dan sorgum kepada warga terdampak erupsi gunung ile Lewotolok,”Ungkapnya.

“Saat ini kami juga akan menerima bantuan dari PMI Ende dan PMI Pusat dalam bentuk obat-obatan dan logistik lainnya yang di butuhkan oleh para pengungsi akan tetapi kami akan mengikuti prosedur dan mekanisme dimana harus kami laporkan kepada pemerintah kabupaten Lembata dan dinas kesehatan kabupaten Lembata,”Lanjutnya.

Berkitan dengan keberadaan dirinya menambahkan, kami PMI akan selalu mengedepankan preefentiv dan serta memberikan edukasi kepada warga agar tetap mengedepankan Protokol kesehatan diamana kami juga mendapatkan bantuan tenaga Relawan dari PMI SIKKA Koordinator Zona lima yakni Lembata,Flores timur,Ende dan SIKKA Maumere

“Atas nama para pengurus dan relawan dari PMI Lembata mengucapakan Terimakasih kepada relawan PMI SIKKA Maumere yang telah berpartisipasi selama empat belas hari pertama dan juga kepada para donatur baik di PMI Pusat dan daerah Flores lainnya.”Jelasnya.

Kami juga berharap dalam peran PMI Lembata kepada para pengungsi agar tetap mengikuti arahan pemerintah yang berkaitan dengan erupsi gunung ile lewotolok dan lebih jauh kabupaten Lembata kini dalam klasifikasi angka covid yang cukup meningkat maka masyarakat atau warga terdampak tetap selalu mengedepankan dan mengikuti protokol kesehatan.

Penulis. : Roy

Editor.    : Mery




GMIT Jemaat Yunus SoE,Tabiskan 57 Anggota Sidi Baru

 

Soe,mwartapedia.com  – ,Mwartapedia .Coom – Sebanyak 57 Orang Calon Anggota Sidi Baru yang adalah Kaum Remaja mengikuti Peneguhan Sidi Di Gereja Masehi Injili Timor (GMIT) Jemaat Yunus Nunumeu SoE hari ini, Minggu (13/12/2020).

Kebaktian Peneguhan Sidi ke 57 Remaja yang telah melewati proses katekasasi selama setahun ini dimulai Pukul 07 : 00 sampai dengan 10 : 00 Wita bertempat Di Gedung Kebaktian Jemaat Yunus dan dihadiri oleh kurang lebih 350 Jemaat. 

Dalam suasana Kebaktian yang Khusuk itu secara liturgis dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Jemaat setempat Pdt.Delince Mella Sapay, STh. Sedangkan untuk Khotbah dibawakan langsung oleh Wakil Ketua Majelis Jemaat , Pdt. Simeon Nuban, STh. 

Diketahui, Peneguhan Sidi merupakan bagian dari Pengakuan Iman dalam Gereja – gereja Protestan termasuk Sinode GMIT dimana setiap anggota Jemaatnya usai mengikuti katekasasi akan dithabiskan menjadi Anggota Sidi Baru dan akan perkenankan untuk ambil bagian dalam Pesta Perjamuan Kudus.Ibadah tersebut berjalan dengan lancar serta menerapkan Protokol Kesehatan dalam pencegahan Covid – 19.

Pdt. Simeon Nuban, STh dalam Khotbahnya yang diambil dalam Kitab Matius 1 : 1 – 17 dengan thema Kristus adalah Allah Sejati dan Manusia Sejati.Dalam Bacaan Kita ini memuat leluhur yang tertua dari Yesus yaitu Daud dan Abraham 

“Isi ayat 1,makna gelar Anak Allah yang ditunjukan Alkitab ada beberapa lapisan seperti : Pertama ,Makna alamiah atau Nativistic bahwa semua Ciptaan Allah adalah Anak Allah karena asal usulnya dari Allah. Israel disebut Anak Allah seperti didalam Kitab Keluaran 4:22.

Berikut yang Kedua, Yesus juga Anak Allah dapat dilihat dalam Injil Lukas 1 : 35 dimana gelar Anak Allah menunjukan pada relasi khusus dengan Allah seperti nyata dalam Pemeliharaan dan Pengasihan-Nya. Bila hidup Umat Allah dalam prakteknya mesti ada nilai moral etika dan spiritual yang mewarnai kehidupan Orang Kristen yang hadirkan kesejukan dan keadilan”.Pungkasnya. 

Lebih lanjut Pdt. Semy sapaan akrabnya mengingatkan para peserta sidi tersebut pada saat diperhadapkan didepan Jemaat dan mengadakan pengakuan. 

“Ada tiga hal penting yang harus diingat oleh kalian. 

Pertama, kelakuan dan janji yang pernah diucapin dihadapan Tuhan dan Jemaat yaitu percaya kepada Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Kedua, Percaya bahwa Keselamatan telah kita terima karena Anugerah. Dan Ketiga, Berjanji untuk menjadi anggota Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT)”.Ujar Suami dari Elmy Bengu tersebut .

Seusai kebaktian pengukuhan tersebut, awak media ini menyambangi salah Seorang Anggota Sidi Baru.untuk dimintai  tanggapannya.Dya adalah Triger Yadersan Kase (18).

“Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah bagi saya, karena saya sudah resmi menjadi anggota sidi dan berhak mengikuti Pesta perjamuan kudus. Kemudian saya boleh mulai bertanggungjawab kepada Tuhan dan keluarga ” .Tutur Putra Semata Wayang dari Pasangan Suami istri Yoksan Kase dan Henderina Neolaka ini.(Muty).




Roy Wijaya Libatkan, dr.Debby Veronika Dalam Film Fighters For Justice

 

Jakarta,Mwartapedia.com – Sutradara Roy Wijaya, kembali menduetkan artis pendatang baru dr. Debby Veronika Abineno dalam Film Fighters For Justice bersama peran utama Herry Battileo. 

Selain dr. Debby, Film itu juga akan di bintangi beberapa aktor kawakan seperti Jimmy Gideon, Denny Ouw dan M. Irvan (Ipang). Dr. Debby Veronika Abineno adalah wanita kelahiran Nusa Tenggara Timur yang berdarah Timor Leste dan Rote Bugis. 

Menurut Roy Wijaya, keterpilihan dr. Debby ini, karena sama dengan profesinya sebagai dokter di masyarakat dan film ini tantangan buat dr. Debby yang harus memerankan karakter aslinya, bagaimana menghadapi mafia peradilan dalam hal kesehatan yang berdampak buruk bagi masyarakat.

“Pelayanan kesehatan belum bisa dipersembahkan kepada rakyat secara adil dan merata. Masih banyak masyarakat berobat sebagaimana mestinya, meski banyak berbagai kartu yang di kelyarkan pemerintah, tapi tetep saja fasilitas kesehatan masyarakat, banyak yang tidak menikmatinya,” ungkap Roy di Jakarta, 14 Des 2020.

Bahkan kata Roy, generasi muda tidak mampu melanjutkan pendidikan bukan akibat kurang cerdas namun sekedar akibat tidak mampu membayar uang seragam, uang gedung, uang buku, uang wisata berkedok studi atau membeli gadget untuk dapat mengikuti pendidikan secara online. 

“Rintihan bahkan jeritan amanat penderitaan rakyat masih menggema di berbagai penjuru Nusantara setelah 75 tahun lebih Indonesia merdeka,” tandasnya.

Dengan Film ini, Roy berharap ada target sasaran pembangunan Indonesia yang difokuskan pada perjuangan bersama untuk konsisten mewujudkan makna adiluhur yang terkandung di dalam sila terakhir Pancasila yaitu Keadilan Untuk Seluruh Rakyat Indonesia menjadi kenyataan.

Maka peran dr Debby, kata Roy sangat penting, karena akan disandingkan untuk beradegan dengan Herry Battileo yang akan berperan sebagai Pengacara yang sangat peduli pada kaum miskin kota dan kaum papa.  

Roy Mengatakan, Film ini Kesannya, kuasa atas hukum dan keadilan itu linier dengan kuasa modal. Siapa yang punya uang banyak, maka ia bisa membeli keadilan. karena instrumen keadilan tersebut adalah subjek yang telah menjadi komoditi bisnis sejak lama. Sehingga wajar yang salah bisa menjadi tidak bersalah, sementara yang tidak bersalah bisa jadi bersalah.

“Sedangkan Kemiskinan, kekurangan, ketidakberdayaan sepertinya dianggap tidak layak bersaing di dunia ini. Alih-alih hidup berdampingan dengan mereka yang menggenggam sumber penghidupan. Karena kemiskinan, kekurangan serta ketidakberdayaan pada faktanya selalu jadi korban,” pungkasnya. (ML)




Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi Bangun Jamban di Tukunu

 

Kupang,Mwartapedia.com  – Dusun Tukunu, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk yang terletak di selatan Halilulik, Kabupaten Belu ini adalah salah satu Dusun yang sangat memprihatinkan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi, Elisabeth Liu, S.Sos.,SH saat dihubungi media ini melalui whastApp, Minggu (13/12/2020).

Elisabeth Liu yang akrab disapa Elsa, kepada media ini mengatakan dari 44 KK tercatat hanya 11 KK saja yang memiliki Jamban (fasilitas MCK), itupun kondisinya tidak layak.

“Ketersediaan Jamban yang sangat minim, membuat sebagian besar masyarakat dusun membuang hajat di dalam hutan. Penderitaan dan Kesehatan mereka semakin buruk karena jarak sumber air bersih (sumur) hingga mencapai 2 kilometer dari tempat tinggal warga tanpa ada instalasi aliran air,” Jelasnya.

          Kondisi jamban selana ini  

Elsa menambahkan dari kebiasaan ini,  menurut hasil survei Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi (YFSP), penyakit Diare, DBD dan ISPA menjadi masalah harian bagi warga masyarakat di sana.

“Untuk itulah YFSP gotong royong bersama para donatur dan masyarakat membantu membangun fasilitas MCK yang bersih dan lebih layak,”Ungkapnya.

Lanjut Elsa, disamping membantu menyiapkan fasilitas fisik berupa Jamban Bersih dan Instalasi Aliran Air, YFSP melalui Tim Relawan akan secara intensif dan berkala melakukan Sosialisasi dan Edukasi tentang pentingnya menggunakan Jamban Bersih untuk aktifitas Mandi-Cuci-Kakus (MCK).

“Dalam program Sosialisasi dan Edukasi, YFSP telah merancang kegiatan-kegiatan berupa Pelatihan, Pendampingan, Perlombaan dan lainnya, bekerja sama dengan Kedusunan, Pemerintah Desa, Gereja, Petugas Medis, Petugas Promkes dan para relawan,”Kata Elsa.

“Saat ini sudah ada 3 Jamban Bersih yang dibangun sebagai ujicoba komitmen masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat,”Tambahnya.

          Kondisi jamban setelah dibangun oleh YFSP

Dirinya membeberkan  rencana Program Jamban Sehat untuk masyarakat Dusun Tukunu, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu di Nusa Tenggara Timur

“Jika Bapak/Ibu/Saudara/i ada yang peduli dan ingin berpatisipasi baik dalam bentuk Bahan Bangunan atau Dana Pembangunan, dapat menghubungi Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi melalui HP : 081325580077 atau 081353669669 dan/atau mentransfer ke rekening sebagai berikut, SIMPEDA BANK NTT 01602.02.014460-1 a/n: Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi,    BRITAMA BANK BRI 4676-01-011783-50-9 a/n:  Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi   dan    TAHAPAN BCA 009.314.8000 a/n:  Yayasan Fahiluka Surya Pertiwi,”Ajak Promotor Tinju Internasional yang juga berasal dari NTT.

Salam Peduli Sesama (ML)




Penahanan Penyidik Terhadap Mohhamad Rizieq Shihab, Karena Timbul Kekhawatiran MRS Akan Melarikan Diri

 

Kupang,Mwartapedia.com  – Menangkap dan menahan Mohammad Rizieq Shihab (MRS) bukanlah suatu perisitiwa yang luar biasa, tetapi yang luar biasa adalah sikap tegas, berani dan konsisten dari Polri memenuhi janji untuk menangkap dan menahan MRS dkk. 

Hal ini disampaikan oleh Petrus Selestinus sebagai Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI)  dan Advokat PERADI kepada media ini pada Minggu (13/12/2020).

Pertus mengatakan Publik berharap semoga sikap tegas, berani dan konsisten dari Polri, tidak hanya berhenti pada kasus MRS dkk. dan hanya dilakukan oleh Polda Metro Jaya, akan tetapi harus menjadi sikap dan ciri khas Polri untuk semua kasus di masa yang akan datang.

“Penegakan hukum terhadap MRS harus menjadi langkah awal Negara/Pemerintah menempatkan hukum sebagai panglima, karena selama ini posisi hukum sebagai panglima hanya sebatas slogan kosong,”Ungkapnya.

Ditambahkan rasa keadilan publik, ketenteraman dan kenyamanan publik dalam tertib sosial masyarakat sebagai hukum tertinggi atau “Salus Populi Suprema Lex” harus diwujud- nyatakan mulai dari sekarang dan untuk selama-lamanya. 

Dengan demikian lanjut Petrus, ke depan siapapun pimpinan Penegak Hukum (Kapolri, Kapolda, Kapolres dan Jaksa Agung, Kajati dan Kajari), maka sistem hukum yang sudah baku harus ditegakan secara konsisten, harus satunya kata dan perbuatan terutama terkait pelayanan keadilan bagi rakyat banyak.

“Hari hari ini, institusi TNI dan Polri berada dalam legitimasi yang tinggi karena kepuasan publik atas kemauan politik pemerintah menegakan hukum, sehingga TNI dan Polri mendapat kepercayaan dan dukungan penuh dari masyarakat dalam tindakan nyata yaitu menjaga NKRI dan Menegakan Hukum,:Kata Petrus.

Penahan Terhadap MRS Sah

Menurut Pertus, MRS menjadi salah seorang yang saat ini menghadapi peristiwa Penangkapan dan Penahanan setelah sebelumnya sudah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Penyidik Polda Metro Jaya.

“Pasal pelanggaran yang disangkakan adalah melanggar pasal 93 UU No. 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 160 jo pasal 216 KUHP, dan pada tanggal 12 Desember 2020 dilakukan Penangkapan, disusul dengan Penahanan,”Ujarnya.

Dirinya mrnambahkan, Ratio legis dari penahanan terhadap seseorang, adalah karena alasan obyektif berdasarkan pasal 21 ayat (4) KUHAP, juga pada alasan subyektif sesuai pasal 21 ayat (2) KUHAP yaitu terdapat “keadaan yang menimbulkan kekhawatiran” bahwa tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti atau mengulangi Tindak Pidana.

Menahan MRS Memenuhi Syarat 

Petrus membeberkan, Penyidik memiliki alasan obyektif yaitu ancaman pidana pasal 160 KUHP adalah 6 (enam) tahun penjara dan alasan subyektif untuk menahan MRS adalah timbul kekhawatiran MRS melarikan diri yang didasarkan pada beberapa fakta yang beralasan hukum untuk melakukan penahanan, antara lain sbb. :

“Pertama, pada April 2017 saat dipanggil Penyidik Polda Metro Jaya sebagai Saksi dan/atau Tersangka dalam kasus Chat WhatsApp Mesum, MRS tidak datang memenuhi panggilan, bahkan ketika hendak dijemput paksa Penyidik pada Mei 2017, MRS sudah meninggalkan Indonesia dengan alasan Umroh dan tidak segera kembali ke Indonesia.

Kedua, MRS masih akan menghadapi proses penyidikan terhadap belasan Laporan Masyarakat terhadap MRS terkait dugaan tindak Pidana Penodaan Agama, Ujaran Kebencian, Penghinaan dll. yang prosesnya tidak berjalan selama 4 tahun karena MRS lari dari proses pidana.

Ketiga, begitu tiba kembali di Indonesia (setelah menghindar dari penyidikan beberapa kasus pada tahun 2017), MRS langsung melakukan perbuatan lain yang disangkakan sebagai melanggar UU No. 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 160 jo pasal 216 KUHP yang menyebabkan MRS ditahan.

Keempat, karena pada tahun 2003 MRS pernah divonis dengan pidana penjara 7 (tujuh) bulan, dan pada Juni 2008 dalam peristiwa pidana yang lain MRS pernah dihukum dengan pidana penjara 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan penjara sehingga status MRS adalah residivis,”Pungkasnya. (ML)