Pangdam IX/Udayana Tinjau Progres Lab PCR RST Tk III Wira Sakti

 

Kupang,Wartapedia.com  – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc  meninjau progres Laboratorium  Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk uji Swab Covid-19 milik TNI AD, Rabu (16/12/2020) di RST Tk III Wira Sakti Kupang.

Setiba di Lab PCR RST Tk III Wira Sakti Kupang, Pangdam IX/Udayana menerima laporan dari Dandenkesyah 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi.

Dalam peninjauan tersebut, Pangdam IX/Udayana menyampaikan harapan dari Laboratorium PCR ini.

“Upaya dan langkah yang telah dilakukan agar lebih dipercepat lagi, sehingga Laboratorium PCR ini bisa beroperasi dan berfungsi untuk membantu Pemda Prov NTT dalam percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT,” harap Pangdam IX/Udayana.

Sementara itu, Penanggung Jawab Laboratorium PCR RST Tk III Wira Sakti, dr. Hermi Indita Malewa, SpPK menjelaskan perkembangan terkini Lab PCR RST Tk III Wira Sakti Kupang.

“Karena ini alat baru, maka harus ada uji validasi hasil dengan membandingkan hasil pemeriksaan dari RSUD dr WZ Johanes Kupang. Caranya dengan memeriksa sampel yang di RSUD Johanes Kupang, lalu di cek di RST Tk III Wira Sakti Kupang. Sampai hari ini masih belum valid hasilnya, sehingga belum bisa untuk memeriksa secara mandiri,” jelasnya.

Wakarumkit RST Tk III Wira Sakti Kupang Mayor Ckm Burhanudin Mursid, SpB menjelaskan progres pembangunan Laboratorium PCR RST Tk III Wira Sakti Kupang.

“Sampai sekarang Laboratorium PCR ini belum beroperasi. Saat ini masih dalam tahap uji validasi alat.  jelas Wakarumkit RST Tk III Wira Sakti Kupang.

Tampak mendampingi Pangdam IX/Udayana beserta ibu adalah Asops Kasdam IX/Udayana Kol. Inf Rachmad Zulkarnaen beserta ibu, Aspers Kasdam IX/Udayana Kol. Inf Gunung Bintoro beserta Ibu, Aslog Kasdam IX/Udayana Kol. Cpl Simon Petrus Kamlasi beserta ibu,dan Aster Kasdam IX/Udayana Kol.Inf Made Mahaparta beserta ibu, Kakesdam IX/Udayana Kol. Ckm dr I Made Mahardika, SpPD dan Kazidam IX/Udayana Kol. Czi Cahyadi Amperawan.

Hadir dalam kegiatan ini Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya beserta ibu, Kasrem 161/Wira Sakti dan Kasi Pers Kasrem 161/Wira Sakti.(penrem161ws)




Bersama Ezy Pratama Academy, Sutradara Roy Wijaya Kembangkan Kreativitas Akting Modern

 

Jakarta,Wartapedia.com  – Kreativitas bukan hanya sekadar menciptakan sesuatu berdasarkan imajinasi. Kreativitas di masa kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, antara anak anak, remaja & dewasa untuk berpartisipasi dalam pasar kreatif

Bersama Ezy Pratama Foundation yang di Pimpin Ezra Crishtian, Roy Wijaya melakukan manuver pengembangan akting modern lewat Ezy Pratama Academy yang sudah berijin resmi dari Kementrian pendidikan, dengan berbagai materi yang terfokus pada standarisasi kurikulum pendidikan non formal.

Menurut Roy, membangun dan meningkatkan pengembangan akting di dunia modern saat ini sangat penting, karena harus punya nilai jual hasil produk industri kreatif di Indonesia. Hal itu diciptakan karena persaingan dalam industri kreatif semakin meningkat. 

“Pelatihan akting yang mengacu pada kurikulum pendidikan itu sangat penting, apalagi di dunia modern saat ini. Karena selain memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk menguatkan karakternya, juga harus mampu mengedukasi masyarakat, lewat rasa dan kepuduliannya yang  peka, sesuai pengajaran akting  dengan orang-orang yang tepat di bidang industri kreatif,” ungkap Roy di Jakarta, Kamis 17 Des 2020.

Roy menilai,, implementasi industri kreatif secara langsung akan menciptakan individu-individu yang kreatif yang dapat dicontoh oleh orang sekitarnya. Efek domino inilah yang akan dilihat oleh para penggiat film dan televisi. “Kalau kita berbicara tentang industri kreatif dalam bidang film dan budaya, semua saling berkaitan,” kata Roy

Selain itu, kata Roy dengan akting yang bagus, mereka juga dapat saling mendukung dan bekerjasama dengan beberapa penggiat industri kreatif yang belum memiliki kesempatan untuk unjuk diri dan ini bisa menjadi pintu yang membuka semua peluang di bidang industri kreatif. Karena industri kreatif sebenarnya tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga terjadi di berbagai perkampungan.

Untuk mendukung industri kreatif bidang perfilman. Roy mengatakan bahwa pelatihan akting yang berada di Ezy Pratama Academy, akan membantu dunia perfilman Indonesia memiliki para aktor yang sudah siap. Ketika sebuah produksi film membutuhkan semua pemain dalam berbagai genre Film. “Jadi kita siapkan semaksimal mungkin agar kelak aktor atau aktris  siap pakai. Karena memiliki kuantitas akting yang baik,” jelasnya.

Sementara mengenai dunia perfilman dan banyaknya aktor yang bermunculan, Roy mengatakan bahwa kualitas aktor dan perlindungan terhadap mereka sangatlah penting. Menurutnya, dalam dunia perfilman harus ada standarisasi dan pendidikan akting yang tepat. “Jadi, sekarang perfilman sedang tumbuh, maka sumber daya manusia juga harus meningkat. Jangan kalah sama luar negeri. Film Indonesia dapat dijadikan alat diplomasi kebudayaan,” pungkasmya. (ML)..