Kasad Lantik 583 Perwira Lulusan Diktukpasus TNI AD

 

Bandung,Wartapedia.com  – Kepala Staf  Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa melantik 583 Perwira lulusan Pendidikan Pembentukan Perwira Khusus (Diktukpasus) TNI AD TA 2020 di lapangan Wiradhika Secapa Angkatan Darat, Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/12/2020).

Upacara Prasetya Perwira yang dilaksanakan hari ini merupakan acara puncak, setelah sebelumnya Wakil Komandan Secapaad, Brigjen TNI Agus Abdurrauf, S.I.P., mewakili Komandan Secapa TNI AD Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., menutup Pendidikan Calon Perwira (Capa) Diktukpasus TNI AD TA 2020 pada hari Senin, 14 Desember 2020. 

Pendidikan  Secapa khusus diikuti oleh Bintara yang sumber dasar prajurit dari Tamtama, lama pendidikan dilaksanakan selama 4 bulan, 3 bulan pembentukan dan 1 bulan kecabangan. 

Perwira peraih penghargaan Adi Wiradhika atau Perwira  berprestasi yaitu Letda Inf Gunawan Putro Pujianto dari satuan Kodam ll/Sriwijaya.

Pelaksanaan Upacara Prasetya Perwira dimeriahkan dengan display Drumband Canka Panorama dan dilanjutkan dengan  pembekalan Kasad didampingi Ibu Hetty Andika Perkasa kepada para Perwira.

Bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel Inf Aminton Manurung, S.I.P. yang menjabat sebagai Wakil Komandan Resimen Siswa Secapaad.

Hadir pada upacara tersebut Pangkostrad, Dankodiklatad, Irjenad, Danpusterad, Danpuspomad, Danpussenif Kodiklatad, para Asisten Kasad, Danpuspenerbad, Pangdam lll/Siliwangi, Danjen Kopassus, para Komandan/Direktur/Kepala Balakpus TNI AD dan para Danpusdik jajaran Kodiklatad.( Dispenad/DW/JR )




Tiba di Kupang, Pangdam IX/Udayana disambut Tutur Adat Natoni.

 

Kupang,Mwartapedia.com  – Kurang lebih pukul 12.33 Wita Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc beserta Ketua Persit KCK PD IX/Udayana Ny. Paulina Uli Pandjaitan dan rombongan tiba di Bandara El Tari Kupang.

Kedatangan Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan ini dalam rangka melaksanakan rangkaian kunjungan kerja ke Wilayah Korem 161/Wira Sakti.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti Mayor Inf Arwan Minarta dalam rilis tertulisnya, Rabu (16/12/2020)

Lebih lanjut, setelah turun dari pesawat, tepatnya di Apron Bandara El Tari Kupang, dengan protokol kesehatan yang ketat, Pangdam IX/Udayana menerima Laporan Dandim 1604/Kupang, Pangdam IX/Udayana beserta ibu menerima Pengalungan Kain Tais dan penyambutan Tarian Adat Natoni.

“Usai Pangdam IX/Udayana menerima Laporan Dandim 1604/Kupang, Wakil Gubernur NTT Drs.Josef Nae Soi.,M.M mengalungkan kain Tais kepada Pangdam IX/Udayana, dan kepada Ibu Ketua Persit KCK PD IX/Udayana, setelah itu tarian adat Natoni menyapa Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan, lalu transit sejenak di VIP Room Pemda Bandara El Tari Kupang, kemudian menuju Makorem 161/Wira Sakti,” jelasnya.

Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan selama beberapa hari kedepan akan melaksanakan rangkaian agenda kegiatan.

“Sore ini Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan akan melaksanakan kunjungan ke Makorem 161/Wira Sakti, peninjauan Lab PCR RST Wira Sakti dan dilanjutkan ke Makobrigif 21/Komodo,” lanjut Kapenrem.

Tampak mendampingi Pangdam IX/Udayana beserta ibu adalah Asops Kasdam IX/Udayana Kol. Inf Rachmad Zulkarnaen beserta ibu, Aspers Kasdam IX/Udayana Kol. Inf Gunung Bintoro beserta Ibu, Aslog Kasdam IX/Udayana Kol. Cpl Simon Petrus Kamlasi beserta ibu,dan Aster Kasdam IX/Udayana Kol.Inf Made Mahaparta beserta ibu 

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur NTT Drs.Josef  Nae Soi., M.M, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya beserta ibu, Danlantamal VII Kupang Laksma TNI IG Kompiang Aribawa, Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus S.A Nugroho, Danlanud El Tari Kupang Kol. Pnb Bambang Juniar Djatmiko, Kabid Humas Polda NTT, Para Kasi Kasrem 161/Wira Sakti, Danbrigif 21/Komodo Kol Inf Tunjung Setyabudi, Dandim 1604/Kupang Letkol Arh Abraham Kalelo dan Wakajati NTT.(penrem161ws)




Pangdam IX/Udayana Kunjungi Makorem 161/Wira Sakti

 

Kupang,Wartapedia.com  – Kegiatan ini merupakan kali pertama Kunjungan kerja Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, usai dilantik menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana beberapa waktu yang lalu.

Setiba di depan Makorem 161/Wira Sakti, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya memberikan laporan kepada Pangdam IX/Udayana. Kemudian Pangdam IX/Udayana menerima laporan Pos Jaga dan laporan Regu Jajar Kehormatan.

Kemudian Pangdam IX/Udayana beserta ibu menerima Pengalungan Kain Tais Tenun Khas NTT dari salah satu anak Anggota Kodim 1604/Kupang.

Demikian disampaikan Kepala Penerangan Korem 161/Wira Sakti Mayor Inf Arwan Minarta dalam rilis tertulisnya, Rabu (16/12/2020).

Setelah itu, Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan disambut oleh Kasrem 161/Wira Sakti beserta ibu dan Para Dankabalak Aju Kodam IX/Udayana.

Sebelum memasuki Loby Makorem 161/Wira Sakti, sesuai dengan protokol kesehatan Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan melaksanakan pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan di tempat yang telah disediakan.

“Di Loby Makorem 161/Wira Sakti, sambil istirahat sejenak, Pangdam IX/Udayana menyaksikan beberapa Video Kodim 1622/Alor, yaitu Pertama : Kegiatan Komandan Kodim Membagikan Masker kepada Masyarakat, Kedua : Kegiatan Babinsa bersama Babhinkamtibmas Memberikan Bantuan Kemanusiaan di Wilayah Binaan, dan Ketiga Kegiatan Bedah Rumah,” ungkap Kapenrem.

Sementara itu Ibu Ketua Persit KCK PD IX/Udayana meninjau Hasil Kerajinan Tangan Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, dan menuliskan kesan pesan : Bekerja dengan Hati Selalu, dan kerajinan ini perlu dikembangkan, diharapkan hasil kerajinan ini bisa terkenal diluar.

Usai melaksanakan kunjungan di Makorem 161/Wira Sakti, Pangdam IX/Udayana beserta ibu dan rombongan melaksanakan peninjauan Lab PCR RST Wira Sakti Kupang.(penrem161ws)




Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Himbau Pedagang dan Pengunjung Pasar Takari

 

Oelamasi,Mwartapedia.com  – Babinsa Koramil 1604-02/Camplong Serka Jidron Nabuasa melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) serta menghimbau para pedagang dan pengunjung Pasar Rakyat Takari di Kelurahan Takari Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Selasa (15-12-2020). 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Serka Jidron Nabuasa dalam rangka membantu pemerintah dalam mensosialisasikan kepada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada kebiasaan baru guna terus mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun yang mengalir setelah berbelanja. 

“Dengan selalu memberikan edukasi dan pemahaman kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar selalu waspada karena Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari negara kita. Kita tidak bisa melihat virus ini, orang yang kelihatannya sehat bisa saja menularkan Covid-19. Maka dari itu, kita harus selalu waspada dengan menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya. 

Serka Jidron menyampaikan akan secara terus menerus menghimbau masyarakat termasuk pedagang dan pengunjung pasar tersebut agar senantiasa memiliki kesadaran terhadap disiplin menjalankan protokol kesehatan ketika berada ditempat keramaian atau saat beraktifitas di luar rumah. 

“Semoga kita semua terhindar dari wabah Covid-19 dan selalu diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” harap Babinsa. (Pendim1604/Kupang)




Lewat Film Sang Petarung, Hodlif Hun Bangun Sasana Tinju Berprestasi

 

Jakarta,Wartapedia.com  – Tak dapat kita pungkiri bahwa Indonesia memiliki prestasi yang cukup gemilang dalam cabang olahraga, khususnya Tinju. Sudah banyak terbukti pula anak-anak bangsa mencetak prestasi dan mengharumkan nama NKRI dalam kancah internasional. Mengingat hal tersebut, maka tidak heran bila grand design olahraga nasional ini mulai diupayakan.

Produser Film Sang Petarung, Hodlif Hun menilai, jika awalnya olahraga tinju dianggap sebagai olahraga orang-orang berperangai kasar, saat ini posisinya sudah mulai naik kasta. Banyak sasana tinju kelas atas yang mengadaptasi gerak-gerak tinju sebagai salah satu menu latihan fisik.

“Maka dengan Film Sang Petarung yang saat ini masih dalam proses trailer, saya berharap dengam maraknya olahraga tinju yang dilakukan di pusat kebugaran, bisa menjadi penyemangat generasi muda Indonesua kedepan, khusususnya di Sasana Tinju Victory Target BC,” ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu 16 Des 2020.

Menurutnya, olah raga tinju erat kaitannya dengan manfaat besar yang diperoleh. Olahraga ini merupakan cara terbaik untuk memiliki tubuh yang kuat dan memperoleh kepercayaan diri dakam membangun prestasi gemilang.

“Banyak orang melihat hasil positif dari latihan tinju. Mereka dapat membangun tubuhnya lebih kuat, khususnya pada lengan dan kaki. Program ini juga bermanfaat untuk kesehatan menta, maka Film Sang Petarung Sangat pentingl,” paparnya.

Sedangkan Sutradara Roy Wijaya, menilai dalam film sang petarung banyak manfaat yang dapat di petik selain cerita haru birunya prestasi, juga manfaat lain adalah meningkatnya gerakan refleks. Dalam melatih kecepatan, perlawanan, dan kekuatan. Fleksibilitas dan refleks otot juga meningkat. 

“Dari sisi mental, dengan gerakan-gerakan memukul maupun menendang, membuat pikiran seseorang jadi lebih lega, juga membantu seseorang menyingkirkan rasa amarah, kecewa maupun sedih pada akhirnya mereka pun terbebas dari stress,” sambungnya.

Film itu juga menjawab sebuah tantangan olahraga tinju yang hampir tenggelam dan di tingggalkan para sponsor, karena di Indonesia belum mempunyai grand design olahraga tinju secara profesional. Padahal sebenarnya ini sangat penting. Terutama untuk menciptakan atlet-atlet yang berprestasi. 

“Bukan hanya itu saja, grand design olahraga nasional ini dapat membuat langkah atlet-atlet kita dan juga pemangku kepentingan menjadi lebih terukur serta sistematis. Sebab, pada dasarnya untuk menciptakan atlet yang memiliki prestasi gemilang tentu saja membutuhkan proses dan perjalanan panjang,”pungkasnya. (ML)




Forum Lembata Memanggil Kunjungi Penghuni Desa Bunga Muda

Lewoleba,Wartapedia.com  –  Forum Lembata Memanggil Kunjungi penghuni yang ada didesa bunga muda kecamatan ile ape, Selasa (15/12/2020).

Dalam Kunujungan ini FLM pedulikan situasi yang menimpa warga bunga muda akibat pasca terjadinya Erupsi gunung berapi ile lewotolok minggu 29/11/2020 di beberapa pekan lalu.

Kini warga masyarakat terpaksa harus berlari dan mengungsikan diri diposko yang aman yang telah disiapkan oleh pemerintah pasalnya kejadian bencana ini datang dengan tiba-tiba hingga warga pun harus pontang-panting untuk menyelamatkan dirinya.

Hingga berita ini diturunkan ratusan rumah warga terkena dampak dari semburan erupsi gunung ile lewotolok yang membuat sejumlah rumah warga pada atap seng mengalami kebocoran karena panas dari muntahan batu dan pasir dari gunung berapi ile lewotolok.

Dengan situasi ini FLM datang dari Jakarta dan wujud peduli terhadap warga terdampak Erupsi ile lewotolok dan menggelontorkan bantuan sembako kepada warga yang berada di kampung halaman desa Bungamuda.

Sejumlah anak muda yang bertahan dikampung ini ditugaskan untuk menjaga kampungnya dan apabila eskalasi gunung berapi ile lewotolok meningkat maka mereka pun harus meninggalkan kampung.

Kini Forum Lembata Memanggil bergerak dari lorong ke lorong dari jalan ke jalan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kami hadir juga guna memperpanjang tangan pemerintah agar masyarakat kita bisa kami lakukan kunjungan untuk memberikan bantuan seadanya.

Polce ruing salah satu juru bicara mengatakan ini bencana maka upaya pelayanan harus dipercepat sehingga masyarakat dapat menerima bantuan dan prosesnya jangan lama.

“Kami juga akan mendorong sebisa kami untuk pemberdayaan dan sektor ekonomi sehingga kelak Masyarakat dapat menyambung kehidupan dan menjalankan potensi yang ada”ungkapnya.

Polce ruing juga mengabarkan bahwa ini zona merah maka kami harus turun untuk memastikan tujuan kami kesini bukan hanya tanggap darurat bencana tapi sampai ke rehabilitas untuk mendorong pemberdayaan karena kami mempunya rencana jangka panjang untuk itu kondisi ril dilapangan harus kami input ini juga menjadi bagian dari asesmen.

Kades bunga muda Bernadus Parlete Lagamaking menjelaskan kepada media ini bahwa yang paling utama adalah keamanan dan kenyamanan yang ada didesa.

“Berkaitan dengan bencana ini saya himbau untuk kosongkan tempat ini guna upaya keselamatan warga tapi untuk anak muda yang ada dikampung memang ditugaskan khusus untuk mejaga kampung dan mejaga barang lain karena takutnya ada warga yang mengeluh kehilangan barang dan apabila ada gejala terhadap Gunung ile lewotolok makaerela juga sudah stand by dengan sepeda motor yang sudah siap”ujarnya

Lanjutnya, Pada dasarnya kami ketakutan juga dengan kejadian bencana ini karena kurun waktu yang cukup lama seratus tahun dari tahun 1920 silam ke tahun 2020 sekarang gunung ile lewotolok kembali mengamuk pada generasi kami.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada forum lembata memanggil yang sudah datang dan hadir untuk memberikan perhatian kepada warga saya harapan saya bahwa baik forum atau lemabaga mana saja serta pemerintah bisa membantu kami guna memperbaiki rumah – rumah warga yang rusak sengnya akibat panasnya vilkanik di beberapa pekan lalu,”Kata Kades.

Lebih jau Gabriel Goa selaku ahli mitigasi bencana menjelaskan bahwa forum Lembata memanggil berupaya untuk menjawab apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kami akan terus memperhatikan serta mendorong pemberdayaan serta kesinambungan kehidupan warga upaya asesmen bencana harus lebih cepat jangan sampai terlambat,”Pungkasnya.

Penulis: Roy

Editor.  : Mery