Danrem 161/WS: Personel tambahan Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana, Tiba di Lembata

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Personel tambahan Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana beserta perlengkapannya di Pelabuhan Feri Waijarang, Lembata Hari ini Sabtu (5/12/2020).

Tim tambahan sejumlah 17 anggota ini untuk memperkuat Tim Balak Aju Kodam IX/Udayana yang telah ada untuk membantu Penanganan Pengungsi Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam riis tertulisnya, Sabtu (15/12/2020)

Lebih lanjut dijelaskan perlengkapan tambahan yang dibawa oleh Tim ini untuk membantu Penanganan Pengungsi.

“Adapun perlengkapan tambahan yang baru tiba ini adalah 1 (satu) unit truk, 1 (satu) unit pick up, 1 (satu) tenda dapur lapangan, 3 (tiga) set alat dapur/masak lapangan, 3 (tiga) buah tenda serbaguna dan 13 (tiga belas) Velbeth,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Dandim 1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan bersama Dandenkes 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi, Dandenbekang IX-44-01 Letkol Cba David W dan Dandenzibang 1/IX Letkol Czi Hanif Tupen, terus membantu pemerintah daerah dalam Penanganan Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Api Ile Lewotolok.

 Dinas Kesehatan dikoordinir oleh Dandenkes 09.04.01 Kupang Letkol Ckm dr Agus Saptiadi dan Kadis Kesehatan Lembata Dr Lucia Sandra Gunadi Anggrijatno memberikan pelayanan kepada pengungsi di Posko Utama, Jl Trans Lembata, Kel Lewoleba Tengah, Kec.Nubatukan Kab Lembata.

“Kali ini kami memberikan pelayanan kepada para pengungsi guna memastikan para pengungsi dalam keadaan sehat, berupa pembagian logistik siap pakai, pengecekan kesehatan dan juga Rapid Test,” ujar Dandenkes 09.04.01 Kupang.

Sarana Prasarana dalam hal ini MCK terus dikebut oleh Tim Denzibang 1/IX Kupang

“Secepatnya kami kerjakan prasarana MCK ini agar segara dapat dimanfaatkan oleh para pengungsi,” ungkap Dandenzibang 1/IX

Aktifitas memasak juga telah berjalan dibawah koordinasi dari Denbekang IX-44-01 Kupang.

“Tim kami bekerjasama dengan Tim Dapur Umum Satgas mulai memberikan bantuan masak makanan untuk para pengungsi, sekaligus distribusinya sehingga setiap pengungsi dapat dilayani dengan baik,” ungkap Dandenbekang IX-44-01.

Sementara itu Dandim  1624/Flotim Letkol Czi Imanda Setyawan juga menambahkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan TNI dalam Satuan Tanggap Darurat.

“Anggota TNI melaksanakan senam pagi bersama para pengungsi di Posko Desa Tapolangu Kec Nubatukan, Kab Lembata, Apel bersama Basarnas dalam rangka kesiapan pengembalian pengungsi ke desa yang tidak terdampak, Bersama BPBD Lembata mengambil logistik di Lokasi Harnus untuk dibawa ke Posko Utama, Bersama Polri memantau dan mengawasi para pengungsi agar tidak abai protokol kesehatan, Evakuasi 35 masyarakat Desa Jontona, dll,” pungkas Dandim 1624/Flotim. (penrem161ws)




Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Komsos Jaga Kondusifitas Lingkungan

Oelamasi,Wartapedia.com  – Babinsa Desa Apren Koramil 1604-04/Amarasi Sertu Verson Luis Manu bersama Bhabinkamtibmas Desa Apren Bripka Muhlis Saleh Ola melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan Kepala Desa Apren Bapak Yorim Rensini, Kepala Urusan Pemerintah (Kaur Pem) Desa Apren Naomi Bureni bertempat di Kantor Desa Apren Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Jum’at (4-12-2020). 

Dalam Komsos tersebut, Babinsa Sertu Verson Luis Manu bersama Bhabinkamtibmas Bripka Muhlis Saleh Ola menanyakan perihal keamanan dan ketertiban yang berkembang serta kebersihan lingkungan di wilayah . 

Babinsa Sertu Verson Luis Manu mengatakan koordinasi dan kerjasama yang baik antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas, selalu dilaksanakan bersama guna mewujudkan sinergitas demi kepentingan ketertiban masyarakat. 

“Komsos tersebut merupakan salah satu pelaksanaan metode pembinaan teritorial (Binter) yang bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan TNI dan POLRI bersama rakyat,” ujarnya. 

Ia menyarankan agar perangkat desa melaporkan setiap kejadian secara cepat jika menemukan hal-hal yang menonjol. 

“Selaku Babinsa dan Babinkamtibmas, kita bekerjasama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk saling tukar segala informasi apabila ada permasalahan kamtibmas yang timbul di masyarakat sehingga nantinya kedepan akan mempermudah dalam melakukan koordinasi guna menangani permasalahan yang timbul di wilayah binaanya,” tutur Babinsa. 

“Bapak Yorim Rensini selaku Kepala Desa Apren mengapresiasi dengan kekompakan Babinsa dan Bhabinkamtibmas karena selama ini selalu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa dan selalu hadir dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan Desa Apren,” ungkapnya. 

Sementara itu, Danramil 1604-04/Amarasi Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar memerintahkan masing-masing Babinsa untuk giatkan komunikasi sisial (Komsos) dan koordinasi dengan instansi terkait tentang menjaga kondusifitas lingkungan rangka pembinaan teritorial (Binter). 

“Fungsi dari komsos itu sendiri selain menciptakan situasi yang aman terhadap lingkungannya juga sebagai wahana silaturahmi kepada masyarakat yang manfaatnya juga tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujarnya 

Danramil menambahkan, kegiatan komsos tersebut dilaksanakan guna melakukan koordinasi guna penanganan segala macam permasalahan yang ada dalam masyarakat. Kegiatan komsos ini untuk mempermudah dalam melakukan koordinasi mencari solusi atau mencari jalan keluar untuk segala persoalan dan permasalahan yang mungkin akan terjadi di tengah-tengah masyarakat. (Pendim1604/Kupang)




Ahmad Yohan Anggota DPR-RI Salurkan Bantuan Bagi Warga Pengungsi Ile Lewotolok

Lewoleba,Wartapedia.com  – Ahmad yohan (AYO) Anggota DPR-RI Partai Amanat Nasional ( PAN ) Salurkan Bantuan Untuk warga terdampak Pengungsi di Kabupaten Lembata

Kepada media wartaPedia hari ini Sabtu (05/12/2020) Gazali Iskandar salah satu staf ahli Ahmad yohan mengatakan saat ini kami membawa barang dengan menggunakan kapal laut KM.TRI SAKTI dengan rute Larantuka – Lewoleba hingga tiba di kabupaten Lembata dengan membawakan

(10) Ton beras,(4)Ton Gula,(1)Ton Minyak Goreng,2000 Dos Mie instan,dan 2.500 alat Rapid Test,Gazali menjelaskan saat ini Ahamad yohan tidak sempat hadir namun dirinya menyampaikan pesan salam hangat selaku anak lewotanah putra dari lamakera ini dan berharap agar seluruh logistik bantuan harus tepat sasaran dengan menyingkronkan data warga terdampak yang berada di rumah warga masyarakat kota Lewoleba yang tersebar dan didata secara baik.

                    Staf ahli Ahmad yohan,
                         Gazali Iskandar

Tak hanya itu lebih jauh Ahmad yohan kepada media ini menyatakan pesan salam rindu dan hangat untuk warga masyarakat Lembata dan terlebih kepada warga terdampak pasca taburan erupsi gunung berapi ile lewotolok Kabupaten Lembata bahwa ini merupakan ujian dan harus bersabar menerima cobaan ini

Ahmad yohan juga mengutus tiga staf ahli yakni vinsent Ledor,Gazali Iskandar untuk bertahan di kota Lewoleba untuk melakukan proses pendistribusian kepada warga terdampak pasca taburan vilkanik gunung berapi ile lewotolok di kabupaten Lembata dan ini merupakan termin pertama yang diberikan dan masih akan ada bantuan lagi jika kondisi ini belum pulih dalam waktu yang panjang

Kami juga mempunyai posko induk yang berada di kecamatan Nubatukan wangatoa kelurahan selandoro rumah bapak Muhamad  Ali yang sudah disiapkan untuk menjadi posko “AYO PEDULI KORBAN ERUPSI GUNUNG BERAPI ILE LEWOTOLOK”

Hal senada juga disampaikan oleh Laurensius Ola ketua komisi I partai amanat Nasional (PAN) gabungan fraksi dari partai Perindo dengan nama amanat persatuan menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam kepada bapak Ahmad yohan selaku anggota DPR-RI yang sudah memberikan support kepada pemerintah kabupaten Lembata dalam meringankan beban para pengungsi  erupsi gunung berapi ile lewotolok

Dirinya juga menjelaskan bahwa Ahmad yohan adalah putra Lamaholot yang menjadi anggota DPR-RI yang ada di pusat yang mempunyai kepedulian terhadap kejadian ini karena Ahmad yohan juga bagian dari keluarga para pengungsi letupan erupsi gunung berapi ile lewotolok yang ada di dua kecamatan ile ape dan ile ape timur 

Selaku kader partai ia terpanggil dalam misi kemanusiaan dirinya menyampaikan saat kejadian ini saya juga turun kelapangan untuk melakukan evakuasi korban dari desa lamawara dan beberapa desa lainnya.(Roy)




Aktivis: Mari Kita Hormati Proses Hukum Yang Sedang Berlangsung Terhadap Kasek SMKN 1 Wae Rii

 

Ruteng,Wartapedia.com – Polemik yang terjadi di SMKN 1 Wae Rii, Desa Bangka Kenda, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, telah berlangsung lama dan sangat menyita perhatian publik.

Terkait polemik yang sungguh menyita perhatian publik ini, mendapat tanggapan dari Aktivis Bernadus J. Brahi yang merupakan Anggota LSM Lembaga Advokasi Demokrasi dan Investigasi Kebijakan Umum(LADIKUM), Sabtu(5/12/2020).

Pria yang biasa disapa Dus ini, menjelaskan bahwa sebaiknya semua pihak harus bisa menahan diri dalam melihat, mengamati serta berusaha mencari solusi atas persoalan ini.

Kami berpegangan demikian dengan memperhatikan fakta bahwa persoalan SMKN 1 Wae Rii ini sudah masuk ke rana Hukum.

Persoalan ini bergulir sejak adanya Aksi Solidaritas oleh Forum Guru Komite SMKN I Wae Rii 13 Juli 2020.

Menyikapi Aksi Solidaritas dari Forum Guru Komite ini, pada tanggal 25 Juli 2020 Anggota DPRD dari Komisi V berkunjung ke SMKN l Wae Rii.

Tujuan mereka hadir untuk mendengar dan melihat secara langsung dari dekat penyampaian dari para pihak terkait persoalan ini, serta mereka akan mengambil data untuk dibahas bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi NTT.

Berkembang lagi situasi pada tanggal 31 Agustus 2020, Belasan Guru yang tergabung dalam Forum Guru Komite SMKN I Wae Rii melaporkan Kepala Sekolah Yustina Maria D.Romas ke Polres Manggarai atas tuduhan dugaan melakukan Korupsi Dana Komite tahun anggaran 2019/2020.

Melihat polemik yang terus berkembang maka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Linus Lusi SP. Mpd mengunjungi SMKN I Wae Rii tepatnya Jumat 4 September 2020.

Pada saata itu Kadis PPO NTT meminta agar “Forum Guru Komite menarik kembali laporan mereka dipolres Manggarai terhadap Kepala Sekolah SMKN I Wae Rii, dan meminta Kasek SMKN I Wae Rii mengaktifkan kembali 15 guru yang dipecat”.

Hasil pengamatan kami atas permintaan Kadis PPO NTT sampai sekarang belum dijalankan oleh kedua belah pihak.

Faktanya sekarang ini, Kepala Sekolah SMKN l Wae Rii terus menjalankan proses hukum yang dilaporkan oleh ke-15 guru komite tersebut, yang tergabung dalam Forum Guru Komite SMKN 1 Wae Rii.

Disisi lain ke-15 guru komite yang dipecat tersebut sampai saat ini belum diaktifkan kembali.

Dengan melihat situasi dan kondisi yang berkembang saat ini kami dari LSM LADIKUM berpendapat, mari kita melihat persoalan ini dengan utuh, untuk tidak mengorbankan salah satu pihak.

“Mari kita hormati proses hukum yang sedang berjalan terhadap Kepala Sekolah SMKN 1 Wae Rii, serta pihak terkait lainya dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, sambil tidak mengambil langkah-langkah penyelesaian diluar keputusan hukum itu sendiri”.

Biarkan proses hukum berjalan karena disitu akan memperoleh jawaban kebenaran atas laporan yang dibuat oleh Forum Guru Komite SMKN I Wae Rii tersebut.

Tentunya keputusan hukum nantinya bisa menjawab semua polemik yang telah berlangsung, sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang liar dimasyarakat, tutur Dus.

Tentu ini menjadi masukkan semua pihak yang peduli dengan polemik di SMKN 1 Wae Rii, Khususnya bagi Pemerintah Propinsi NTT dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Serta Kepada Lembaga DPRD NTT.

Semua kita menginginkan agar terjadi penyelesaian yang baik atas polemik ini, tetapi karna ini sudah masuk keranah hukum, maka mari kita sama-sama menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, tutup Dus. (MK)




Pengungsi Pasca Bencana Erupsi Gunung berapi Ile Lewotolok Jalani Rapid Test Massal

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Suasana pelaksanaan rapid test bagi pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Sabtu 05/12/2020 pada titik kumpul posko utam yang terletak di kelurahan Lewoleba Tengah kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata tepatnya di pelataran eks kantor bupati lama.

Jumlah Pengungsi Ile Lewotolok saat ini mencapai angka yang fantastis hinggaSemibilan Ribu Delapan (9.008) orang.kepada media ini Kepala Bagian Humas Setda Lembata, Petrus Demong mengatakan, ribuan pengungsi Gunung Ile Lewotolok sejak Sabtu (5/12) pagi tadi menjalani rapid test secara massal. Hal ini merupakan kebijakan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur segera dilakukan sebagai upaya pencegahan serta memutuskan mata rantai penularan virus corona paska erupsi gunung berapi itu.

Pengambilan rapid test secara massal dilaksanakan diareal tenda pengungsian secara mobile oleh petugas medis yang sudah disiapkan.

Dengan pengungsi berjumlah 9.028 orang, diperkirakan pelaksanaan rapid test massal bisa memakan waktu hingga 1 minggu. Jika hasil rapid test menunjukkan status reaktif, maka yang bersangkutan langsung menjalani swab test.

Kabag Humas Setda Lembata Petrus Demong menjelaskan rapid test massal secara rutin dilakukan selama persediaan alat bantu kesehatan masih ada.

Rapid test bagi pengungsi merupakan kebijakan terbaru Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur. Kebijakan ini untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 sekaligus mengantisipasi munculnya klaster baru di lokasi pengungsian.

Bupati Lembata beralasan ribuan orang yang mengungsi berasal dari Kecamata Ile Ape dan Ile Ape Timur, yang termasuk zona merah penyebaran Covid-19 di kabupaten yang terletak di Pulau Lembata itu.

Elisabeth, seorang pengungsi asal Desa Waimatan mengaku rapid test massal merupakan kebijakan tepat untuk mengeliminir penularan virus corona.

Dia mengaku sangat senang bisa menjalani pengambilan darah, sehingga dia tahu kondisi dan status kesehatannya.

Saat ini Kabupaten Lembata merupakan salah satu daerah terpapar Covid-19 di Propinsi NTT. Hingga saat ini tracking kasus terkonfirmasi positip mencapai 33 kasus dengan kalsifikasi meningkat. 

Penulis : Roy

Editor : Mery




Aksi Satgas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ile Lewotolok.

 

Lewoleba,Wartapedia.com  – Perkembangan Situasi Terakhir Penanganan Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Kab. Lembata Nusa Tenggara Timur, sampai dengan Kamis, 03 Desember 2020 Pkl.11.27 Wita, Aktivitas vulkanologi Gunung Ile Lewotolok masih  terjadi erupsi namun tinggi kolom abu tidak teramati.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 5 mm dan durasi ±  18 detik. Saat ini Gunung Ile Lewotolok berada pada Status *Level III (Siaga).* 

Demikian disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya, dalam rilis tertulisnya, Kamis (3/12/2020)

Lebih lanjut, disampaikan berbagai kegiatan Satgas Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Ile Lewotolok,

dibawah Komando Korem 161/Wira Sakti,yang dikoordinir Dandim  1624/Flotim, terdiri dari Danden Zibang 1/IX Kupang, Danden Bekang Kupang dan Dandenkesyah 09.04.01 Kupang.

Terkait dengan logistik dan pendistribusian logistik dikoordinir oleh Dandenbekang bersama instansi terkait lainnya.

“Dandenbekang Kupang melaksanakan peninjauan titik lokasi penempatan dapur lapangan guna memperlancar distribusi logistik makanan kepada para pengungsi, dan telah ditetapkan titik lokasi dapur lapangan berdampingan dengan dapur umum Satgas Tanggap Darurat, ” jelas Danrem 161/Wira Sakti

Untuk bidang kesehatan dikoordinasikan oleh Dandenkes 09.04.01 Kupang bersama dengan tenaga kesehatan di daerah.

“Dandenkesyah 09.04.01 Kupang, melaksanakan pemantauan lapangan, Posko Kesehatan,Tenda tempat penampungan Pengungsi, dengan hasil bahwa data Tenaga Kesehatan, dukungan obat obatan dan suplemen untuk Pengungsi kurang mencukupi,” ungkap Danrem 161/Wira Sakti.

Sarana dan prasarana dilakukan oleh Dandenzibang 1/IX Kupang bersama dinas terkait 

“Danden Zibang 1/IX Kupang, melaksanakan pemantauan dan penentuan titik lokasi pembuatan MCK darurat lapangan di areal Posko Pengungsian, dengan hasil telah ditentukan 4 titik pembuatan MCK darurat dan saat ini dikerjakan 1 titik diareal lokasi  Posko Utama di bagian belakang,” imbuh Danrem 161/Wira Sakti.

Sedangkan, Bantuan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak,M.Sc untuk pembuatan MCK darurat lapangan yang diserahkan melalui Aslog Kasdam IX/UDY telah diterima langsung oleh Danden Zibang 1/IX Kupang, dan telah dibelanjakan material MCK darurat. 

Dijelaskan juga kegitan dua Unit Helikopter BNPB BKO Korem 161/Wira Sakti.

“Helikopter jenis B 117 dengan kapasitas daya Tampung 5 orang standby di Bandara Larantuka, dan Helikopter jenis Chinook CH 447/ N 303 AJ untuk pengangkutan Logistik BNPB  ke wilayah Lembata, masih standby di Bandara Maumere

Rencana besok Jumat, 04 Desember 2020 Pkl 07.00 Wita melakukan penerbangan ke Bandara Eltari Kupang untuk angkut Logistik Bantuan BNPB ke Lembata,” jelas Danrem 161/Wira Sakti

Sementara itu, disampaikan juga tentang hasil Rapat Evaluasi penanganan Pengungsi Korban Erupsi Gunung Ile Lewotolok yang di pimpin Bupati Lembata selaku Penanggung Jawab Satgas Tanggap Darurat Korban Bencana Erupsi Ile Lewotolok 

“Pengembalian Pengungsi  warga Desa sejumlah 10 desa yang tidak terdampak erupsi mulai besok Jumat/Tgl 04 Des’ 2020 dan Penjemputan sisa warga desa yang terdampak sejumlah 16 Desa, pelaksanaannya mengikuti Kepala Desa masing- masing.”, pungkas Danrem 161/Wira Sakti. (penrem161ws)