Danramil 1604-04/Amarasi Beri Pengaraha Kepada Anggota

 

Oelamasi,Wartapedia.com  – Danramil 1604-04/Amarasi Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar memberikan pengarahan kepada para Babinsanya dalam acara Jam Komandan yang dilaksanakan di Kantor Koramil 1604-04/Amarasi, Senin (30-11-2020). 

Kegiatan pengarahan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi dan pengecekan anggota serta untuk memberikan arahan dan penekanan kepada para anggota agar dalam pelaksanaan tugas yang dilaksanakan penuh rasa tanggung jawab. 

Dalam arahannya, Kapten Inf Lalu Juli Ibnu Fajar mengajak para Babinsanya agar setiap perintah dari Komando Atas dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, karena itu merupakan tuntutan bagi kita sebagai prajurit ke wilayahan.

Dalam setiap melaksanakan tugas jalani dengan hati yang ikhlas dan semangat. Karena dengan hati yang ikhlas, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan. 

Danramil 1604-04/Amarasi selalu menekankan Babinsa wajib hukumnya untuk selalu senyum TER (tegur, sapa, salam) untuk diimplementasikan oleh para Babinsa dalam melaksanakan tugas kesehariannya di wilayah binaan. 

“Di wilayah binaan selalu laksanakan tugas dengan tegur, senyum dan sapa teritorial. Hal ini akan selalu kami tekankan karena itu salah satu pendekatan TNI kepada masyarakat,” tuturnya. 

Terkait Covid-19, tugas para Babinsa harus selalu mensosialisasikan kepada warga binaan dengan selalu mengikuti anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan dengan cara selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

Dalam Kesempatannya, Danramil juga menyampaikan Babinsa sebagai pembina desa sebagai anggota TNI yang tidak kenal pamrih demi NKRI, diharapakan Babinsa di lapangan bisa meminimalisir perkembangan Covid-19 di desa binaan dengan cara bersosialisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah. 

“Kepada seluruh anggota jajaran Koramil 1604-04/Amarasi agar selalu profesional dan maksimal dalam menjalankan tugas sebagai Babinsa, terlebih dalam melayani masyarakat sebagai ibu kandung TNI. Sebelum melaksanakan tugas, awali dengan doa agar dalam bekerja selalu diberi kesehatan, keselamatan dan kesuksesan oleh Tuhan YME,” pungkas Danramil. (Pendim1604/Kupang)




Sukses di Tanah Rantau dan Salurkan Bantuan Bagi Warga NTT

  

Kupang,Wartapedia.com  –  Menjadi seorang yang sukses ditanah rantauan tidak membuat Ibu Ria lupa akan kampung halamannya. Dirinya merasa terpanggil untuk.memberikan bantuan bagi orang susah, janda, duda dan yatim.piatu ditanah kelahirannya.

Seperti yang di saksikan media ini saat Ibu Ria menyalurkan bantuan berupa paket sembako yang diwakili oleh Ibu Selfin Afliana Solumodok kepada ibu-ibu janda dan duda yang berlangsung di jalan Oelon 3 Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Minggu (29/11/2020).

Selfin Afliana Solumodok yang akrab disapa Ma Ne menuturkan sangat beryukur sekali bisa mengenal dan bertemu dengan Ibu Ria sekalipun hanya melalui media sosial tetapi sudah begitu akrab dan bisa melihat masyarakat NTT yang masih membutuhkan bantuan.

“Saya kenal Ibu Ria di Facebook kebetulan waktu itu saya add dan Beliau mengkonfirmasi sehingga selanjutnya kami berteman dan sering berkomunikasi memberikan dukungan dan selanjutnya Beliau minta nomor handpone saya dan kami menjadi sangat dekat,”Tutur Ma Ne

 Ma Ne mengatakan Kegiatan ini memang sudah terpikirkan dari beberapa bulan yang lalu, dimana setiap kali berdoa dirinya selalu berkeinginan untuk  membantu orang-orang susah, janda dan duda yang ada disekitarnya.

“Bagi saya, Tuhan yang menggerakan dan mengutus ibu Ria supaya bisa membantu orang-orang disekitar saya karena ketika saya habis berdoa pada saat itu juga ibu Ria minta nomor WhastApp saya dan ketika Beliau wa saya bilang “sayang kalau bisa carikan  orang untuk dibantu”  dengan senang hati saya mengucap syukur kepada Tuhan atas jawaban dari doa-doa saya,”Ungkapnya.

Sebagai ungkapan terima kasih, dirinya sudan melakukan siaran langsung (live) di facebook  dan sudah mrnandai ke akunnya ibu Ria.

“Pesan saya buat ibu Ria, jangan lihat kebelakang tetapi lihatlah orang-orang disekitar khususnya kami di NTT dan saya juga bersyukur kepada ibu Ria yang sudah menjadi orang sukses ditanah orang tetapi masih bisa melihat dan membantu orang-orang di NTT,” Kata Ma Ne.

Ditempat yang sama, penerima bantuan  Mama Susana Ndun, yang sudah lama menjanda merasa sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan.

“Saya mewakili saudara semua merasa sangat berterima kasih  untuk Ibu Ria walaupun jauh dari NTT tetapi masih bisa melihat penderitaan kami dan  kami tidak bisa membalas kebaikan ini tetapi  kami berdoa semoga ibu semakin sukses dan selalu diberkati Tuhan,” Ungkapnya sambil meneteskan air mata. (ML)

 




Apel Sinergitas TNI POLRI, Danrem 161/WS : Sinergitas TNI POLRI Harus Mengkristal dalam Pikiran, Perasaan dan Perbuatan

 

Kupang,Wartapedia.com  – Untuk mempererat kekompakan dan meningkatkan sinergitas, Personel Polda NTT, KOREM 161/WS, Lantamal VII Kupang dan Lanud El Tari Kupang menggelar apel Sinergitas TNI Polri di Mapolda NTT pada Senin (30/11/2020)

Apel yang digelar di lapangan utama Mapolda NTT ini dipimpin oleh Danrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dan dihadiri oleh Kapolda NTT Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum, Danlantamal VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, Danlanud El Tari Kupang Kolonel PNB Bambang Juniar Djatmiko, S.Sos., M..M, Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus San, S.Sos M.Tr dan Wakapolda NTT Brigjen Pol Drs. Ama Kliment Dwikorjanto, M.Si serta para pejabat dari TNI Polri.

Dalam amanatnya, Danrem 161/WS Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya menyampaikan bahwa, guna mewujudkan situasi yang kondusif demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah NTT tahun ini, maka Negara menaruh harapan besar kepada sinergitas TNI Polri sebagai Pilar Utama Keutuhan Bangsa, sinergitas TNI Polri harus mengkristal dalam pikiran, perasaan dan perbuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan bersama seluruh elemen masyarakat melaksanakan tugas Pengamanan Pilkada Serentak dan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan akibat Covid 19.

“Untuk itulah, maka pelaksanaan apel ini memiliki arti penting dengan tujuan untuk mempererat kekompakan dan meningkatkan Sinergitas TNI POLRI”, ujar Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya.

Serta untuk mengecek langsung kemantapan, kesiapan seluruh personel maupun perlengkapan dalam mendukung pengamanan Pilkada Serentak 2020 dan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Akibat Covid 19 di Wilayah Provinsi NTT”, tambahnya.

Ia berharap dengan dilaksanakannya apel ini, setiap komandan dan seluruh unsur atau bagian yang terlibat, benar-benar mengetahui dan memahami tugas dan tanggung jawabnya, senantiasa memiliki

kesiapsiagaan dan mampu melaksanakannya secara optimal dan terjalin Sinergitas TNI Polri sehingga dalam pelaksanaan di lapangan tidak terjadi kesalahan prosedur.

“Tugas mulia ini harus kita laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, karena keberhasilan Pilkada Serentak dan Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Akibat Covid-19 ini memiliki arti penting dan strategis bagi pembangunan di Wilayah Provinsi NTT”, harapnya.

Tinggal beberapa hari lagi, di tengah situasi Pandemi Covid-19 ini, akan dilaksanakan Pemungutan Suara Pilkada Serentak Tahun 2020 wilayah NTT di sembilan Kabupaten. Terkait hal itu, Danrem 161/WS Kupang berharap dapat berjalan aman, tertib dan lancar.

Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat pemilih dan pendukung figur Pilkada, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan.

“Jangan mudah terprovokasi dan diadu domba oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, sehingga situasi yang udah aman dan tertib ini menjadi tidak kondusif”, imbaunya.

Diakhir sambutannya, terkait erupsinya gunung Ile Lewotolok di Lembata, Danrem 161/WS menyampaikan kepada seluruh personel TNI Polri untuk senantiasa siap untuk diberangkatkan guna membantu masyarakat yang terdampak dari erupsi tersebut.

Tampak hadir pada saat Apel sinergitas TNI Polri di Mapolda NTT ini, kapolda NTT,Danlantamal IV,Danlanud Eltari Kupang,Kabinda NTT,Danbrigif 21/Komodo dan Para Unsur Komandan Balak TNI Polri di Garnisun Kupang.(Penrem 161/ML)




Sambut Hari Juang TNI AD Tahun 2020, Korem 161/Wira Sakti gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing

 

Kupang,Wartapedia.com  – Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Korem 161/Wira Sakti untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat bidang kesehatan.

Selain itu juga merupakan momen untuk mempererat tali silaturahmi guna memperkokoh Kemanunggalan TNI- Rakyat.

Hal tersebut disampaikan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Samuel Petrus Hehakaya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kol Inf Jemz A. Ratu Edo pada Acara Pembukaan Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing, Jumat (27/11/2020) di Aula Denkesyah 09.04.01 Kupang.

Lebih lanjut disampaikan harapan kepada penyelenggara dan para peserta  Bhakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dalam rangka menyambut Hari Juang TNI AD ke 75 Tahun 2020.

“Untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan kepada penyelenggara, khususnya para petugas medis, agar bersungguh sungguh dan secara maksimal melaksanakan tugas kemanusiaan ini, selanjutnya kepada para peserta diharapkan momen ini bisa mendatangkan manfaat bagi para pasien sehingga bisa sehat dan pulih kembali dari penyakit yang dideritanya, serta tetap mematuhi protokol kesehatan demi kelancaran kegiatan ini,” jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Sementara itu Ketua Tim Yayasan Anugerah Sentosa Surabaya dr Agus Santoso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Korem 161/Wira Sakti atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi kami kepada Korem 161/Wira Sakti atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi para pasien Operasi Bibir Sumbing,” jelasnya.

Kegiatan atas kerjasama antara Korem 161/Wira Sakti, dalam hal ini Denkesyah 09.04.01 dan RST Wira Sakti Kupang dengan Yayasan Anugerah Sentosa dan Smile Train ini diikuti 35 pasien.

Usai acara pembukaan, kemudian dilaksanakan Operasi Bibir Sumbing di RST Wira Sakti Kupang.

Hadir dalam kegiatan ini Kasi Ren Korem 161/Wira Sakti, Ibu Wakil Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Para Danka Balak Aju Kodam IX/Udayana serta sejumlah undangan lainnya.(penrem161ws)




Relawan Yakini Paket Deno-Madur Menang Pilkada Manggarai

 

Ruteng,Wartapedia.com – Pasangan Calon (Paslon) Bupati  dan Wakil Bupati Kabupaten Manggarai  Deno Kamelus Victor Madur(Deno-Madur), semakin optimis memenangkan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

Hal ini disampaikan salah satu relawan Paslon Deno-Madur Salesius Kantur, kepada media ini, Minggu (29/11/2920).

“Kami optimis pasangan Deno-Madur menang mutlak di Pilkada Kabupaten Manggarai 9 Desember mendatang karena begitu besarnya keinginan masyarakat untuk memilih kembali Paket DM ini”.

Kami sebagai relawan yang sering turun lansung kelapangan dan ketemu dengan masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi pernyataan dari warga masyarakat selama pelaksanaan kampanye di setiap Kecamatan, maupun desa- desa serta Kampung yang ada.

Menurutnya, alasan warga  mendukung dan bertekad memenangkan pasangan Deno-Madur nanti karena keduanya merupakan paket yang lengkap dan lebih dipercaya, Juga sudah terbukti dan teruji membangun Kabupaten Manggarai.

“Kami tidak bermaksud mendahului takdir Tuhan, tetapi sesuai dukungan dari semua warga mulai dari kota hingga desa- desa cukup luar biasa sehingga kami optimis pasangan Deno-Madur menang mutlak di Pilkada Kabupaten Manggarai 2020 ini,” tandasnya optimis.

Harapan mereka, seluruh simpatisan, tim pemenang dan para relawan Deno-Madur tetap semangat dan tidak pernah takut maupun putus asa dengan segala isu yang dikembangkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, Pajet Deno-Madur sudah menunjukkan kualitas memimpinya, dengan berbagai keberhasilan yang telah dirasakan masyarakat Kabupaten Manggarai.

“Oleh sebab itu, mari buka mata dan  pikiran kita agar tanggal 9 Desember nanti, pilih  Paket Deno-Madur sebagai pasangan yang layak untuk membawa kemajuan Kabupaten Manggarai” pungkasnya. (MK)




Sebagai Perekat Kebhinekaan, Pancasila Harus Ditanamkan Dalam Setiap Sendi Kehidupan

Kupang, Wartapedia.com  – Sebagai negara yang sangat majemuk karena terdiri dari berbagai suku, bahasa, RAS dan agama, maka para pendiri bangsa Indonesia menempatkan Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini dimaksudkan agar paham radikalisme dan intoleransi tidak mendapat tempat di bumi pertiwi.

Anggota DPD RI, Abraham Paul Liyanto, saat melakukan sosialisasi empat (4) pilar kebangsaan kepada 50 tenaga pengajar  dalam memperingari hari PGRI di Kota Kupang, Kamis (26/11/2020) mengatakan, sebagai anak bangsa seharusnya kita bangga memiliki Pancasila yang mampu menyatukan perbedaan.

“Saya bahkan sering membandingkan ideologi luar, misalnya Indonesia bandingkan dengan Timor Tengah. Di sana satu agama, satu bahasa, satu suku tapi negaranya banyak”, kata Paul Liyanto.

Sementara Indonesia, lanjut Paul, memiliki 714 suku, 1001 bahasa, dan 6 agama, namun hanya terdiri dari 1 Negara Kesatuan yakni NKRI.

“Bayangkan dari 2 juta penduduk Indonesia dan 17 ribuan pulau, 6 Agama, 700 lebih suku, tapi kita bisa bersatu, dan rohnya itu ada di Pancasila”, pungkas Paul.

Lebih lanjut, Paul Liyanto, mengatakan, sebagai penerus bangsa, generasi muda harusnya menanamkan ideologi pancasila dalam setiap sendi kehidupan agar mereduksi paham radikalisme.

“Jadi logikanya jangan kita berdebat soal agama, apa dasar kita, apa dasar di sana (Timor Tengah). Tinggal ‘you‘ pilih, di Timor Tengah cuma 50 juta penduduk tapi 16 negara, beratem lagi terus itu”, kata Paul Liyanto.

Oleh karena itu, sebagai senator, Ia berharap para guru dapat menanamkan nilai – nilai Pancasila kepada anak didik sejak dini.

“Dalam 10 tahun terakhir ini, pemahaman tentang pancasila sebagai roh dari bangsa ini sudah dipahami 50 persen masyarakat. maka sudah harus dimasukan dalam kurikulum, dan harus diatur dalam undang – undang”, ungkap Paul. (ML)




DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

 

JAKARTA,Wartapedia.com  – Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal   Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon Kapolri sudah menggaung diperbincangkan

Ketua Umum DPP Surosowan Indonesia Bersatu Tb Uuy Faisal Hamdan saat ditemui team media di kawasan Senayan, Jakarta pada Jumat (27-11-2020) mengungkapkan

“Kami dari DPP Surosowan Indonesia Bersatu, mengapresiasi dan memberikan dukungan kepada Komjen Pol Boy Rafli Amar yang sekarang menjabat Kepala BNPT. Saya mengenal beliau semenjak menjadi Kapolda Banten, beliau sangat baik dan dekat dengan aktivis pemuda. Salah satu syarat menjadi Kapolri sudah ditangan beliau, Dua kali menjadi Kapolda, yakninya Polda Banten dan Polda Papua, dan sekarang memimpin BNPT dengan pangkat bintang tiga”, ungkap Tb Uuy Faisal Hamdan

Tb Uuy Faisal Hamdan juga menjelaskan sosok Komjen Pol Boy Rafli Amar yang selalu diamati

“Komjen Pol Boy Rafli memulai karier profesinya di Polri sebagai Reserse Polri mulai dari Awal Perwira Pertama sampai Perwira Tinggi. Banyak Kasus yang sudah ditangani, diantaranya kasus bom dan terorisme, seperti yang kita saksikan dulu kasus Bom Bali, beliau berperan penting menangani kasus ini”, jelas Uuy seorang pengacara muda asal Banten ini

Dihubungi secara terpisah Ketua LBH Surosowan, Advokat Alexander Pane, berpendapat

“Kiprah dan sosok Komjen Pol Boy Rafli Amar tidak diragukan lagi, beliau sukses memimpin dimana pun ditempatkan, kami dukung dan beliau yang yang tepat untuk menjadi Kapolri kedepan, karena menurut kami sosok seperti Komjen Boy lah yang bisa diterima disemua kalangan”, ulas Alexander Pane

Sementara itu, Ketua Umum Surosowan Muda Indonesia Megy Aidillova menambahkan

“Mengenal Komjen Pol Boy Rafli Amar semenjak beliau menjadi Kapoltabes Kota Padang (Sumatera Barat) sewaktu beliau masih berpangkat Kombes. Kepedulian beliau amat sangat dirasakan sewaktu gempa besar yang meluluh-lantakan kota Padang pada tahun 2009, beliau mempunyai jiwa sosial yang tinggi, sigap dan cepat tanggap terhadap bencana. Dari segi kemampuan komunikasi pun sama-sama kita ketahui sangatlah mumpuni, dari Kabid Humas Polda Metrojaya, sampai Kadiv Humas Mabes Polri, serta juga merupakan seorang Datuk (Penghulu Adat) di kampung Bukittinggi. Sifat humanis inilah yang membuat masyarakat respon positif terhadap institusi Polri nantinya”, tutur Megy Aidillova yang juga Wasekjen DPP KNPI yang berdarah minang ini. (red)




Raih Prestasi Gelar Badan Publik Informatif Kedelapan Kali, Kemenkeu Selalu Tingkatkan Layanan dan Inovasi

 

Jakarta,Wartapedia.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali meraih penghargaan Badan Publik Kementerian dengan kategori Informatif, yang merupakan kategori tertinggi dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik.

Demikian siaran pers yang diterima media ini dari Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, Kamis (26/11/2020).

Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia yang diterima oleh Sekretaris Jenderal, Kemenkeu pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020 (25/11/2020) melalui sambungan video conference. 

Penghargaan ini merupakan penghargaan yang kedelapan kalinya diperoleh Kemenkeu sejak tahun 2013.

Dalam ajang penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020, terdapat lima kategori Badan Publik, yakni Informatif, Menuju Informatif, Cukup Informatif, Kurang Informatif, dan Tidak Informatif. 

Penilaiannya dilakukan dengan menggunakan aplikasi monev elektronik per tahun 2019. Ada yang berbeda dalam proses penilaiannya dengan tahun-tahun sebelumnya yakni, pada masa pandemi Covid-19 ini, setiap Badan Publik memberikan presentasinya secara daring dan video pelayanan yang dilakukan dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Kriteria pembobotan penilaian yang dilakukan Tim Monev KIP yaitu (a) 40% dari verifikasi indikator pengembangan website dan pengumuman informasi publik, (b) 40% dari verifikasi indikator pelayanan informasi publik dengan pengisian kuesioner melalui aplikasi monev elektronik yang disertai dengan data dukung, serta (c) 20% penilaian presentasi Badan Publik. Hasil akhir ajang ini akan menjadi bahan laporan kepada Presiden dan DPR RI sebagai monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik pada Badan Publik tahun 2020.

Ditegah beberapa badan publik yang merosot ke kategori Menuju Informatif dari kategori Informatif di tahun 2019. Kemenkeu tetap memberikan pelayanan informasi publik yang informatif dan terpercaya untuk masyarakat. 

Langkah tersebut sebagai bentuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap Kemenkeu yang telah menjadi Badan Publik yang Informatif.

Pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa Kemenkeu menjunjung nilai-nilai integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan dan kesempurnaan. 

Nilai-nilai ini mampu mendorong Kemenkeu dalam memberikan pelayanan informasi publik sepenuh hati, cepat akurat dan aman serta dilandasi rasa tanggung jawab dan komitmen yang tinggi. Kemenkeu juga akan terus melakukan pelayanan yang terbaik dengan melakukan inovasi sebagai bentuk upaya perbaikan yang berkelanjutan.

Keberhasilan ini akan menjadi tolak ukur dalam melakukan pelayanan informasi publik yang informatif dan terpercaya. Terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini. Kerja dari rumah (Work From Home) tidak menjadi halangan bagi insan Kemenkeu dalam memberikan pelayanan. Setiap bentuk hambatan dalam memberikan pelayanan akan selalu dipandang sebagai peluang untuk berkarya sehingga pemberian informasi publik yang informatif tetap terjaga dan terus ditingkatkan.​ (ML)

 




Pemda Rote Ndao Selenggarakan Pembinaan KPM dan Distribusi Pita LiLA kepada Seluruh KPM

 

Rote Ndao,Wartapedia.com  – Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao terus gencar melaksanakan Aksi Konvergensi. Hingga kini Pemda Rote Ndao telah menyelesaikan Aksi 5 dan sedang menyelesaikan Aksi 6 dari 8 Aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting . 

Aksi 5 yaitu Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dalam bentuk bimtek bagi seluruh kader. Bimtek ini dilakukan pada hari Selasa, 17 November 2020 bertempat di Auditorium Ti’i Langga. 

Bimtek bagi KPM dilakukan untuk pengenalan aplikasi eHDW (electronic Human Development Worker) sekaligus publikasi data stunting serta sosialisasi penggunaan pita LiLA (Lingkar Lengan Atas). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas PMD Kabupaten Rote Ndao. 

Pengenalan terhadap aplikasi eHDW dilakukan oleh Albert Wona, tim ahli Kemendesa provinsi NTT. Pada saat yang sama juga data stuntig kabupaten Rote Ndao hasil pengukuran dan penimbangan periode Agustus tahun 2020 juga dipublikasikan kepada seluruh peserta. 

Saat membuka kegiatan, Kepala Dinas PMD, Yames Therik, SE mengatakan bahwa pada tahun 2020, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi telah meluncurkan aplikasi pendataan berbasis telepon seluler untuk membantu desa dalam fasilitasi pencegahan stunting di desa, yakni aplikasi Human Development Worker (e-HDW). Aplikasi ini dapat digunakan untuk mendapatkan data realtime dan informasi cepat dan akurat. Para pengambil kebijakan dengan memanfaatkan data real time, dapat memantau terus menerus berbagai kegiatan tentang pencegahan stunting di Desa mulai dari Desa, Kabupaten/ Kota, Provinsi dan Pusat. Selain itu, penyediaan real time juga bermanfaat bagi para pihak dalam menyusun rencana strategi untuk pencegahan stunting. 

“’Sehubungan dengan hal tersebut, aplikasi e-HDW dapat segera digunakan oleh para pihak dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan terkait dengan pencegahan stunting. Oleh karena itu, perlu dilakukan Pelatihan Pemanfaatan Penggunaan Aplikasi e-HDW bagi para pihak yakni Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tenaga Pendamping Profesional di Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa serta Dinas PMD Kab. Rote Ndao. Selain kegiatan pemanfaatan Aplikasi, para pihak juga diberikan pengetahuan terkait capain pencegahan stunting di Kabupaten Rote Ndao untuk menjadi bahan sosialisasi kepada masyarakat,’’ sambung Yames. 

Kegiatan ini difasilitasi oleh Kepala Bidang PMD & PSD, Jeki K. Patola, S.Si. Jeki menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bagus untuk melatih para pihak dalam menggunakan Aplikasi e-HDW serta memberikan pengetahuan tentang capaian pencegahan stunting di Kabupaten Rote Ndao. Jeki memaparkan, ‘’kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendataan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan oleh para pihak serta peningkatan pengetahuan tentang capaian pencegahan stunting di Kabupaten Rote Ndao.’’

Selain KPM, kegiatan ini melibatkan beberapa pihak antara lain Bapelitbang Kabupaten Rote Ndao, tenaga pendamping profesional yaitu tenaga ahli pelayanan sosial dasar, pendamping desa dari 10 kecamatan, serta bidang PMD dan PSD pada Dinas PMD. 

Selain itu juga pada kesempatan ini penggunaan pita LiLA disosialisasikan kepada seluruh KPM yang hadir. Tujuan distribusi pita LiLA ini adalah agar makin banyak kader yang turut membantu mendeteksi dini Balita gizi buruk di Kabupaten Rote Ndao. 

Saat Pandemi COVID-19, kegiatan Posyandu di beberapa tempat ditunda/disesuaikan untuk mencegah penyebaran virus Corona dengan menerapkan physical & social distancing. Salah satu cara agar orangtua/pengasuh  balita tetap dapat memantau status gizi anak balita (gizi baik/ gizi kurang/ gizi buruk) secara mandiri di rumah melalui pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) menggunakan pita LiLA sebagai langkah awal penapisan. 

Meskipun sederhana, pengukuran LiLA tetap harus dilakukan dengan benar sesuai protokol standar karena cara pengukuran yang salah dapat menyebabkan kasus positif palsu yaitu jumlah kasus yang dirujuk meningkat sehingga meningkatkan beban fasilitas kesehatan ataupun kasus negatif palsu yaitu balita kurang gizi tidak teridentifikasi dan akan terlewatkan untuk dirujuk.

Pita LiLA berwarna merah, kuning dan hijau dan digunakan khusus mengukur Balita. Jika pada saat pengukuran didapati warna kuning atau merah, maka kader perlu segera melaporkan hal ini kepada petugas kesehatan terdekat. Jika warna hijau artinya Balita dalam keadaan sehat. 

Distribusi pita LiLA merupakan bentuk kerjasama antara Pemda Kabupaten Rote Ndao dengan UNICEF. Saat berkunjung ke Rote perwakilan UNICEF NTT, Blandina Bait, menyampaikan harapan bahwa pengukuran pita LiLA bisa dilakukan secara mandiri oleh orang tua. ‘’Pengukuran LiLA mandiri oleh orang tua memiliki tujuan supaya orang tua/pengasuh selain mempunyai pengetahuan dan keterampilan melakukan pengukuran LiLA secara mandiri, juga dapat merujuk anak yang teridentifikasi gizi kurang (pita kuning), gizi buruk (pita merah) maupun anak dengan LiLA hijau (gizi baik) namun terlihat baik,’’ ungkap Blandina. 

Kegiatan pengukuran pita LiLA di Kabupaten Rote Ndao dilakukan dengan diduung oleh tokoh agama dan tokoh adat.(ML)




Produser Asal NTT, Gandeng Roy Wijaya Sutradarai Film FIGHTERS FOR JUSTICE

 

Jakarta,Wartapedia.com – roduser Film Fighter For Justice asal Nusa Tenggara Timur, Herry Battileo, kembali menggandeng Sutradara asal Bandung, Roy Wijaya untuk ngederek film yang menceritakan tentang keberanian seorang advokat dalam menangani berbagai kasus.

Menurut Roy, Film Fighters For Justice, bukan hanya menceritakan keberanian dalam menangani hukum. Tapi rasa kepedulian dalam kehidupan sosial, membedah berbagai perkara yang membelenggu masyarakat.

“Bicara soal keberanian, semua advokat juga berani asal jelas bayarannya. Tapi dalam film ini, bagaimana seorang advokat mampu menegakkan keadilan yang bisa menjadi teladan bagi masyarakat,” ungkap Roy saat MOU dengan Herry FF Battileo. SH. MH di Studio EZY Pratama Film, Kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu 25 Nov 2020.

Roy mengatakan, Herry Battileo dalam Film itu, namanya tetap hidup menjadi sumber inspirasi dan obor api perjuangan keadilan serta hak asasi manusia yang terus menyala, tidak pernah padam. Ia telah menjadi teladan dan guru bagi banyak advokat terkenal di negeri ini. 

“Semangat juangnya untuk menegakkan keadilan diukirnya setiap dia berhadapan dengan berbagai kasus hukum dengan semboyan Fiat Justitia, Ruat Caelum yang artinya tegakkan keadilan, sekalipun langit runtuh,” jelas Roy.

Hal sama juga di ungkapkan Herry, bahwa Film ini akan menjadi makna yang paling hakiki dari penganugerahan terbesar dalam hidupnya, yaitu kepercayaan masyarakat. Karena hal itu juga sebagai suatu sumber nyala api semangat meneruskan (estafet) perjuangan hak asasi manusia sebagai komitmen terhadap kemerdekaan, keadilan dan peradaban.

“Suatu obor estafet hak asasi manusia. Sekaligus sebagai penghormatan dan penghargaan, walaupun dia tidak mengharapkan penghargaan itu datang dari negara,” ungkapnya.

Siapa Herry Battileo? Sudah banyak cerita (kisah) tentang dia. Ia seorang pejuang keadilan dan hak asasi manusia di Indonesia. Sebagian besar hidupnya diabadikan untuk membela siapa saja yang tertindas. Pemilik sosok tubuh kecil ini bernyali besar untuk membela siapapun yang tertindas.

Bahkan, Herry menyebut dirinya sebagai advokat pedesaan dan dalam menjalankan profesinya berpikir merdeka seperti tertuang dalam Film  karya Sutradara Roy Wijaya Ini yang disajikan dengan harapan agar perjuangan, spirit, dan bagian-bagian hidupnya dapat mengilhami generasi muda bangsa, yang pernah iya dapat  dari tokoh-tokoh hukum lainya yang kini iya teladani. (ML)