Tingkatkan Iman dan Taqwa, Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Bangun Gereja

 

Oelamasi, Wartapedia.com — Sebagai ujung tombak dan motivator serta pengayom warga di wilayah, Babinsa sangatlah berperan dalam berbagai bentuk kegiatan, apalagi dalam pembangunan sarana ibadah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1604-06/Batakte Sertu Daniel Dagho bersama masyarakat bergotong royong membangunan Gereja Santa Maria Fatima Batakte yang terletak di Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Rabu (21-10-2020).

.Babinsa Sertu Daniel Dagho mengatakan tujuan kegiatan gotong royong tersebut adalah untuk membantu warga binaan membangun gereja tersebut agar tahap pembangunan Gereja Santa Maria Fatima Batakte cepat terselesaikan, sehingga gereja tersebut dapat digunakan beribadah bersama masyarakat. 

“Selain itu kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menunjukan rasa kebersamaan dan semangat gotong royong antara masyarakat dengan Babinsa Koramil 1604-06/Batakte dengan warga binaan,” ujarnya.

Sertu Daniel menambahkan dalam menunjang pembangunan diwilayah binaan, kami Babinsa selalu siap menolong siapapun yang membutuhkan pertolongan tidak membedakan suku, agama, ras dan golongan tertentu. 

Danramil 1604-06/Batakte Kapten Cba Paulus Pati menyampaikan kepedulian seorang Babinsa terhadap masyarakat di desa binaannya merupakan hal yang patut dibanggakan, seperti halnya yang dilakukan oleh Sertu Daniel Dagho Babinsa Koramil 1604-06/Batakte dalam kegiatan membantu warga binaannya membangun Gereja Santa Maria Fatima Batakte.

“Dalam sebuah kehidupan bermasyarakat, diperlukan sarana dan prasarana guna menunjang tercapainya hubungan antara seorang hamba dan Tuhan guna meningkatkan iman dan taqwa yang baik. Seperti halnya membangun Gereja Santa Maria Fatima Batakte yang dilakukan oleh Babinsa sebagai bentuk kepedulian prajurit dalam ikut membantu melaksanakan pembangunan sarana ibadah,” katanya.

“Segala upaya untuk menciptakan Kemanunggalan TNI-Rakyat terus kami lakukan melalui Babinsa, diantaranya dengan menggelar bhakti sosial, karya bakti dan ikut membantu membangun sarana sosial dan tempat ibadah seperti ini,” tutur Danramil.

Bapak Agus, salah satu tukang mengucapkan terimakasih kepada Babinsa yang telah bahu membahu membantu dalam proses pembangunan Gereja.

“Terima kasih kepada Babinsa, karena di sela-sela kesibukannya menjaga keamanan di wilayah, masih sempat meluangkan waktu untuk datang membantu dan menyalurkan aspirasi kami membangun gereja ini,” ucapnya.

Inilah wujud kepedulian Babinsa terhadap warganya sehingga kami merasa bangga kepada Babinsa yang cakap dalam menjalankan tugasnya. Tutur Bapak Agus. (Pendim1604/Kupang)




Haru, Babinsa Sisihkan Gajinya Untuk Berbagi Kebahagiaan Kepada Anak Yatim Piatu

 

Oelamasi,Wartapedia.com – Babinsa Koramil 1604-06/Batakte Kodim 1604/Kupang  Serka Agapito beserta keluarganya memberikan santunan kepada anak yatim piatu di Dusun Tuadale Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, Rabu (21/10/2020).

Santunan ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama. Tentunya ini juga ajaran semua agama yang mewajibkan kita untuk saling membantu, saling menolong dan saling berempati,” kata Babinsa Serka Agapito.

Dalam kegiatan ini, Babinsa menuturkan bahwa pemberian bantuan sembako kepada warga dan anak yatim ini sebagai upaya meringankan beban ekonomi seiring penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kecamatan Kupang Barat khususnya Dusun Tuadale. Selain itu juga merupakan wujud kepedulian dari Babinsa terhadap permasalahan yang tengah dihadapi warga setempat. 

“Dalam mengatasi setiap kesulitan maupun keluhan yang dialami warganya. Babinsa harus solutif dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat,” bebernya.

Bantuan ini berupa beras, mie bungkus dan uang tunai. Bantuan sosial ini diberikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 khususnya kepada anak yatim piatu yang didampingi oleh RT 008 RW 003 Bapak Yos Edison Leo.

Bantuan sembako yang diserahkan langsung kepada warga ini bertujuan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak-anak yatim piatu yang terdampak Covid-19.

Ia menambahkan santunan yang diberikannya memang tak seberapa. Namun, Serka Agapito berharap apa yang diberikannya dapat bermanfaat bagi anak yatim piatu yang semata mata bertujuan untuk berbagi kebahagian kepada mereka yang membutuhkannya.

“Semoga adik-adik dapat senang serta berbahagia dengan yang kami berikan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi anak yatim piatu dan meringankan beban ekonomi,” kata Babinsa.

Ia juga menyampaikan pemberian santunan ini sebagai suatu penanda kasih sayang untuk mempererat hubungan silaturahmi antara TNI-AD dalam hal ini Babinsa dengan warga binaan terutama anak yatim piatu.

Tak hanya itu, ini juga masukkan pembelajaran untuk keluarga saya sendiri untuk senantiasa diingatkan untuk saling berbagi dengan sesama yang membutuhkan. Agar mereka selalu bersyukur dengan melihat bahwa masih banyak orang lain diluar sana yang serba kekurangan dan membutuhkan bantuan,” tutup Babinsa. (Pendim1604/Kupang)




Reformasi Program Pensiun Untuk Mendorong Pertumbuhan Indonesia Pada Jangka Menengah-Panjang

 

Jakarta,Wartapedia.com  – Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, reformasi struktural penting untuk dilakukan. Reformasi
ini dapat mendorong Indonesia untuk mencapai pertumbuhannya pada jangka menengah dan panjang. Menurut Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara, reformasi di bidang pensiun merupakan salah satu bagian dari reformasi struktural yang harus dilakukan
tersebut.

Demikian rilis dari Rahayu Puspasari Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan yang diterima media Ini Rabu (21/10/2020)

“Reformasi yang dapat mendorong negara kita mendapatkan prospek pertumbuhan menengah dan panjang adalah dengan reformasi pensiun, yang masih terus kita cari bentuknya. Karena walaupun dalam
masa pandemi, reformasi struktural dalam bidang ekonomi sangat penting untuk dilakukan,” katanya saat memberikan sambutan dalam Webinar Internasional “Designing the Optimum Ecosystem of Pension

Acara ini juga menghadirkan narasumber seperti
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, Prof. Mukul G. Asher dari National University of Singapore serta Presiden Asian Population Association Prof. Aris Ananta.

Pencarian sistem pensiun yang baik menjadi sangat penting karena berhubungan erat dengan pekerja. Dalam hal ini, pensiun berkaitan erat dengan jaminan sosial, baik pekerja di bidang pemerintahan
maupun swasta. Saat ini terdapat 3 lembaga besar yang mengelola dana pensiun di Indonesia yaitu PT Taspen (Persero), pengelola dana pensiun aparatur sipil negara (ASN); PT Asabri (Persero), pengelola dana pensiun tentara, polisi dan ASN di Kementerian Pertahanan;
serta BPJS-Ketenagakerjaan pengelola dana pekerja formal di sektor swasta. Selain itu, ada juga institusi swasta seperti Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Senada, Kepala BKF mengatakan bahwa Indonesia sangat membutuhkan reformasi pensiun. Selain karena bonus demografi yang berangsur berkurang ke depan, hal ini disebabkan karakter manusia lanjut
usia yang secara natural membutuhkan perhatian lebih untuk kelangsungan hidupnya. Misalnya, lansia memiliki prevalensi disabilitas yang lebih tinggi, lebih rentan miskin, dan terekspos gangguan kesehatan yang besar. Untuk merespon keadaan ini, reformasi pensiun
diperlukan untuk membangun sistem yang mampu menyeimbangkan antara keterjangkauan pembiayaan dan kecukupan manfaat, serta keberlanjutan program. Hal ini akan dilakukan melalui reformasi desain, tata kelola, transparansi, dan strategi alokasi aset kelolaan
dana pensiun, serta penguatan dan penyempurnaan regulasi agar lebih harmonis.  Apabila reformasi ini tidak dilaksanakan, dana pensiun Indonesia di 2045 hanya akan mencapai 13% PDB.

Reformasi program pensiun harus menjawab berbagai tantangan seperti bagi para pekerja informal, agar para pekerja tersebut dapat terlindungi di masa tuanya. “Bagaimana sistem pensiun terbaik
bagi ekonomi dengan informalitas yang tinggi. Bagaimana orang-orang yang bekerja secara informal dapat terlindungi juga,” ungkap Wamenkeu. Saat ini, hampir semua pekerja informal, yang jumlahnya sekitar 60% dari total pekerja, tidak tercakup oleh program perlindungan
pendapatan pensiun. Tantangan lainnya yang harus dijawab adalah meningkatkan kecukupan program pensiun, penegakan program pensiun, serta bagaimana memperdalam sistem keuangan melalui dana pensiun. Skema agar Pemerintah dapat menggunakan dana pensiun dalam
pendalaman sistem keuangan ini belum terbentuk.

Arah reformasi pensiun Kemenkeu diamini oleh Prof. Ananta dan Prof. Asher yang memberi titik berat di antaranya pada (i) eksposur APBN yang terkendali, (ii) sistem monitoring dan evaluasi
dengan data yang intensif untuk pemerintah pusat dan daerah, (iii) adanya struktur insentif yang adil bagi penyelenggara dan peserta program agar bertindak sesuai dengan tanggung jawab serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta (iv) dukungan
ekosistem yang baik bagi program pensiun sebagai bagian tidak terpisahkan dari sistem perlindungan sosial. Wamenkeu berharap ada saling tukar pikiran dari para narasumber sehingga dapat membantu terwujudnya sebuah inovasi kebijakan. (ML)






Presiden Joko Widodo Lakukan Pertemuan Bilateral Dengan PM Jepang Yoshihide Suga

 

Jakarta,Wartapedia.com – Pertemuan Bilateral Presiden Joko Widodo dan PM Jepang Yoshihide Suga beserta Delegasi di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Selasa (20/10) sore. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyambut kedatangan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga beserta Ibu Mariko Suga di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10) sore.

Pada rangkaian kunjungan resmi tersebut, kedua kepala pemerintahan beserta delegasi juga melakukan pertemuan bilateral. 

Dalam pertemuan ini Presiden antara lain didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo Tri Purnajaya.

“Saya ingin menyampaikan ucapan selamat datang di Indonesia dan merupakan kehormatan bagi saya dan seluruh rakyat Indonesia menerima kunjungan Yang Mulia,” kata Presiden mengawali pertemuan.

Diyakini Presiden, rangkaian lawatan luar negeri yang dilakukan PM Suga di tengah pandemi COVID-19 ini adalah keputusan yang tidak mudah. 

Presiden pun sangat menghargai kunjungan PM Jepang tersebut yang dinilainya sebagai bentuk komitmen yang kuat untuk kerja sama kedua negara.

“Kunjungan ini merupakan sebuah simbol komitmen yang kuat untuk kerja sama Indonesia dan Jepang yang saling menguntungkan sebagai implementasi dari kemitraan strategis kedua negara,” tuturnya.

Usai pertemuan bilateral, kedua pemimpin akan menyampaikan pernyataan pers bersama di Ruang Teratai. 

Pada malam harinya, Presiden Joko Widodo juga akan menggelar jamuan santap malam kenegaraan bagi PM Yoshihide Suga di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor. (DW/JR)




Resmikan Kecamatan Laoholu, Gubernur NTT: Infrastruktur Pelayanan Publik Harus Menjadi Prioritas Utama

 

Rote Ndao,Wartapedia.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan dalam pembentukan daerah baru termasuk  pemekaran Kecamatan, tidak boleh lagi fokus pada pembangunan infrastruktur perkantoran. Namun harus lebih utamakan pembangunan infrastruktur di bidang pelayanan publik.

“Kita banyak kali salah artikan pemekaran suatu wilayah baru, baik itu pemekaran Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan maupun pemekaran Desa. Kita terlalu fokus dan serius dalam membangun kantornya, sehingga uang habis untuk bangun kantor, tapi rakyatnya malah tertinggal. Seharusnya pembangunan dibidang pelayanan publik kita nomorsatukan dibanding kita hanya fokus membangun gedung kantor,” jelas Gubernur Laiskodat saat Peresmian Kecamatan Loaholu yang diikuti dengan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Camat Loaholu beserta perangkatnya di Desa Oelua, Selasa (20/10/2020) siang.

“Mumpung ada Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD di sini. Saya ingatkan lagi agar perencanaan pembangunan kecamatan baru ini tidak boleh dimulai dari pembangunan infrastruktur gedung kantor. Saya harapkan bapa Camat yang nanti dilantik harus buang jauh-jauh cara berpikir lama. Harus mampu dan wajib tahu bagaimana memverifikasi penduduknya,  siapa yang miskin, tanahnya ada atau tidak, bagaimana kehidupan sehari-harinya. Itu harus mampu didesain dengan baik,” tambah Gubernur Laiskodat.

Menurut Gubernur Viktor, seorang pemimpin harus memiliki _spirit fighting_ serta kreatif, inovatif dalam mengelola potensi dan memaksimalkan semua keterbatasan yang ada.

“Kita tahu ini merupakan tugas dan tanggung jawab yang berat buat bapa Camat dan jajarannya. Tapi saya harus katakan bahwa bapa Camat harus punya semangat kerja dan harus mampu maksimalkan semua potensi. Walaupun tanpa uang sekalipun tetap harus mampu berkembang,” tegas VBL.

“Jangan sampai kecamatan yang baru ini nantinya malah menjadi beban daerah dengan meningkatnya penduduk miskin. Oleh karena itu, kita harus efektif, efisien dalam mengelola anggaran. Karena untuk majukan daerah-daerah yang terbatas seperti ini, kita harus mampu menyiasati anggaran kita dengan lebih baik sehingga kemajuan-kemajuan pembangunan itu terasa langsung oleh rakyat kita,” tambah orang nomor satu NTT tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Viktor juga mengapresiasi kinerja Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan kearah yang lebih baik terlebih dalam hal penanganan stunting.

“Pembangunan di Rote Ndao terus bergerak pada setiap kepemimpinan. Dan pada saat ini saya melihat Bupati cukup mampu menggerakkan roda pembangunan di Kabupaten ini dengan baik. Ada keterbatasan itu pasti, tapi yang jelas ada catatan-catatan kemajuan dan prestasi yang juga membanggakan. Catatan-catatan itu antara lain stunting. Data yang ada di saya, stunting di Rote Ndao turun sangat drastis. Itu prestasi yang menurut saya, sangat hebat,” kata Gubernur Viktor.

Ia berharap agar semua prestasi dan kinerja baik Pemerintah kabupaten, kecamatan, kelurahan hingga  desa  harus tetap dipertahankan dan terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu Gubernur VBL juga menyinggung soal kebersihan, “Alam, lingkungan, dan laut disini harus selalu kita jaga dan rawat baik-baik dari sampah. Kita tidak mau di  Rote yang indah ini, pantainya penuh sampah terlebih sampah pelastik. Dan juga hotel-hotel yang tidak mampu menjaga kebersihannya harus dikenai denda dengan tegas, sehingga makin banyak orang yang datang kesini untuk bangun Rote jadi lebih baik lagi,” pungkas VBL.

Pada kesempatan yang sama Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu menjelaskan bahwa Kecamatan Loaholu adalah kecamatan ke 11 di Kabupaten Rote Ndao yang dimekarkan dari Kecamatan induknya, Kecamatan Rote Barat Laut.

“Pada tahun 2019 kita Pemerintah Kabupaten Rote Ndao mengusulkan untuk 4 kecamatan yang dimekarkan, tetapi yang disetujui hanya satu kecamatan yaitu kecamatan Loaholu, sehingga pada tahun 2020 ini Kabupaten Rote Ndao sudah menjadi 11 kecamatan,” jelas Bupati Paulina.

Gubernur Viktor meresmikan Kecamatan Loaholu dengan melakukan penandatanganan prasasti serta melakukan peletakkan batu pertama secara simbolis pembangunan Kantor Camat Loaholu.

Pada kesempatan tersebut juga Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu melantik lima pejabat administrasi lingkup Setda Kabupaten Rote Ndao.

Lima pejabat tersebut diantaranya Jemi Oktovianus Adu sebagai Camat Loaholu, Masyono Sucipto Dano sebagai Sekretaris Camat, Elyani Timuneno sebagai Kepala Sub Bagian Umum, Pemerintahan dan Kepegawaian, Erwin Nithanel Lau sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan, Aset, Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan, serta Ishak Welhelmus Selly sebagai Kasie Pemerintahan. 

(Bito Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT