Kupang, nwartapedia.com — Kebijakan Pemerintah Kota Kupang terkait pembatasan aktivitas malam hari, termasuk penghentian musik pesta pada pukul 22.00 WITA, kembali menuai dukungan.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah smart yang sejalan dengan visi Kota Kupang menuju “Smart City” bukan hanya cerdas secara pembangunan fisik, tetapi juga dalam membentuk masyarakat yang berperilaku cerdas, kompetitif, dan produktif.
Menurut pandangan Pengamat Ekonomi dan Politik Nasional, Ferdy Hasiman, penerapan aturan ini sangat tepat karena mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat dan tertib.
“Kota Kupang menuju smart city. Smart city itu bukan hanya soal pembangunan fisiknya yang cerdas, tetapi manusianya juga harus smart, kompetitif, dan produktif,”ketika dihubungi media ini pada Sabtu (4/10/2025).
Ia menegaskan, kebiasaan berpesta hingga larut malam dan memutar musik keras hingga dini hari justru menghambat produktivitas dan mengganggu ketenangan warga lain.
“Kalau mau kompetitif dan produktif, kebiasaan seperti itu harus diatur. Kota yang bising dan tidak bisa diatur bukan kota sehat, tapi kota yang sakit. Aturan ini justru mendidik masyarakat agar lama-lama terbiasa hidup tertib,” tambahnya.
Selain aspek sosial, kebijakan ini juga dinilai berdampak positif bagi perekonomian daerah. Kota yang aman, tenang, dan tertib akan menarik lebih banyak investor.
“Investor tidak akan mau masuk ke kota yang bising dan penuh huru-hara. Aturan ini sangat brilian secara ekonomi karena membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi dunia usaha,” jelasnya.
Ia menutup dengan penegasan bahwa masyarakat yang menolak aturan tersebut adalah mereka yang masih ingin hidup dalam ketidakteraturan.
“Hanya orang yang nyaman hidup dalam ketidakteraturan yang menolak aturan ini. Padahal, ketertiban dan kedisiplinan adalah ciri kota yang maju dan berperadaban.”tutupnya.
Dengan penerapan kebijakan ini, Pemerintah Kota Kupang diharapkan mampu menciptakan tatanan masyarakat yang lebih disiplin, produktif, dan siap menyongsong transformasi menuju Kota Kupang yang cerdas dan berdaya saing tinggi. (MI)
