Kupang, nwartapedia.com – Ketua Panitia Konser Ledalero Choir, Kristo Blasin, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya konser musik, teater, dan lelang amal yang digelar di Graha Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berhasil melampaui target penggalangan dana, tetapi juga memperkuat sinergi antara umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero dalam mendukung misi Serikat Sabda Allah (SVD).
“Puji Tuhan, dari sisi pencapaian target, konser amal ini berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Namun, bagi kami, pencapaian terbesar bukan hanya jumlah dana yang terkumpul, melainkan lahirnya sinergi yang kuat antara berbagai elemen umat dengan Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero serta tumbuhnya kepedulian terhadap misi SVD bagi dunia,” kata Kristo kepada nwartapedia.com usai konser.
Ia menjelaskan bahwa konser amal tersebut menjadi momentum untuk menggerakkan umat agar semakin peduli terhadap keberlangsungan lembaga pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.
Menurutnya, seminari memiliki peran penting dalam mendidik dan membina para calon imam yang kelak akan diutus melayani umat di berbagai negara.
Kristo menegaskan bahwa dukungan kepada seminari tidak boleh berhenti setelah konser selesai. Panitia berharap semangat berbagi yang telah tumbuh dapat terus berlanjut melalui gerakan donasi rutin dari umat.
“Kami ingin mengajak umat untuk mengumpulkan sedikit dari banyak orang. Donasi sebesar Rp10.000 setiap bulan mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan secara bersama-sama akan menjadi dukungan yang sangat berarti bagi pembinaan para calon imam di Ledalero,” ujarnya.
Menurut Kristo, misi pewartaan Injil bukan hanya menjadi tanggung jawab Serikat Sabda Allah (SVD), tetapi merupakan panggilan seluruh umat beriman. Karena itu, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Kalau kita belum bisa mempersembahkan anak menjadi imam, biarawan, atau biarawati, kita tetap bisa ambil bagian dalam karya pewartaan dengan mendukung pendidikan mereka melalui donasi. Dengan cara itu, kita ikut serta dalam misi mewartakan Sabda Allah kepada dunia,” tegasnya.
Ia berharap keberhasilan Konser Ledalero Choir menjadi awal lahirnya gerakan solidaritas yang berkelanjutan bagi Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.
Menurutnya, kolaborasi antara umat, Gereja, para donatur, sponsor, dan berbagai elemen masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga keberlangsungan pendidikan calon imam yang nantinya akan berkarya di berbagai penjuru dunia.
Konser Musik Ledalero Choir yang dipadukan dengan pementasan teater dan lelang amal mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Kupang.
Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, membangun kepedulian umat, serta memperkuat dukungan terhadap misi Gereja melalui Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero. (MI)

