Malaka, nwartapedia.com – Peningkatan kasus pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia non prosedural asal Kabupaten Malaka menjadi perhatian serius Gereja. Pater Hironumimus Moensaku, SVD, selaku Deken Malaka, menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut yang terus terjadi dalam tiga tahun terakhir.
Menurutnya, tekanan ekonomi keluarga dan kurangnya pemahaman masyarakat soal prosedur resmi menjadi pemicu utama. Banyak warga tergoda iming-iming kerja luar negeri cepat dan menguntungkan, padahal berisiko tinggi.
“Kita harus berpikir objektif. Kalau mau kerja ke luar negeri, pastikan lewat jalur resmi dengan dokumen lengkap. Itu satu-satunya cara agar aman,” kata Pater Hironumimus saat ditemui di Malaka.
Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada ajakan oknum tak bertanggung jawab. Pengecekan dan klarifikasi wajib dilakukan sebelum mengambil keputusan.
“Jangan cepat tergiur. Filter setiap informasi yang beredar di media sosial. Kita tidak boleh jadi korban perdagangan orang di daerah sendiri,” tegasnya.
Pater Deken juga mengajak umat mendukung upaya pemerintah memberantas human trafficking. Ia menekankan bahwa jalur resmi memang lebih panjang, tetapi menjamin perlindungan hukum dan keselamatan pekerja.
“Mari kita lindungi warga kita bersama. Migrasi aman itu bukan pilihan, tapi kebutuhan,” pungkasnya.
Kasus yang terus berulang diharapkan menjadi titik balik bagi masyarakat Malaka untuk lebih selektif dan memilih jalur migrasi yang legal serta terlindungi.*
