Kupang, nwartapedia.com – Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talib, meninjau langsung korban kebakaran Panti Asuhan Holy Angel yang terjadi di Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.
Kunjungan tersebut dilakukan pada malam hari di Balai Diklat Dinas Sosial Provinsi NTT, tempat sementara para korban kebakaran dievakuasi setelah musibah yang menghanguskan sejumlah fasilitas dan dokumen penting milik korban.
Dalam keterangannya, Ahmad Talib menyampaikan rasa prihatin dan kepedulian terhadap para korban yang terdampak bencana kebakaran tersebut.
“Saya atas nama pribadi menyampaikan turut prihatin dan peduli terhadap korban kebakaran yang dialami Panti Asuhan Holy Angel di Kelurahan Naikoten,” ujarnya.
Ia mengaku sengaja datang langsung ke lokasi pengungsian untuk memantau kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan bantuan berjalan dengan baik.
“Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudari kita yang terdampak kebakaran agar bisa berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang dalam penyaluran bantuan,” katanya.
Ahmad Talib juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Sosial Kota Kupang yang dinilai cepat tanggap dalam membantu para korban pascakebakaran.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Toto Asaan, yang turut hadir dan mendampingi para korban di lokasi pengungsian.
Menurutnya, selain kerugian materiil, kebakaran tersebut turut menyebabkan hilangnya berbagai dokumen administrasi penting milik korban.
“Banyak dokumen penting yang terbakar seperti sertifikat tanah, ijazah, KTP, KK, akta kelahiran, dan dokumen administrasi lainnya,” jelasnya.
Karena itu, Ahmad Talib meminta Kantor Pertanahan Kota Kupang dan instansi terkait lainnya untuk membantu mempercepat proses pengurusan dokumen milik korban kebakaran.
“Saya meminta pemerintah dan dinas terkait agar membantu pengurusan kembali dokumen korban kebakaran mulai dari sertifikat, ijazah, KTP, KK hingga akta kelahiran agar masyarakat bisa kembali mendapatkan hak administrasinya,” tegasnya.
Ia berharap seluruh korban kebakaran dapat segera memperoleh bantuan dan pendampingan sehingga dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa. *
