Kupang, nwartapedia.com — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Asuransi Jasindo menggelar kegiatan PEKEN Jasindo di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan menitikberatkan pada penguatan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas dan generasi muda.
Mengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat Kupang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, PEKEN Jasindo hadir sebagai bentuk nyata dukungan perusahaan agar pendidikan bisa dijangkau semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
“Melalui PEKEN Jasindo, kami ingin memastikan akses pendidikan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung SDM unggul dan berdaya saing,” ujar Brellian.
Dalam kegiatan tersebut, Jasindo menyalurkan berbagai bantuan pendidikan berupa dukungan pembiayaan penunjang belajar bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dan siswa difabel. Bantuan lainnya juga diberikan dalam bentuk perangkat belajar serta akses perpustakaan digital Pustaka Mitra Netra untuk SLB Kota Raja Kupang.
Representative Manager Jasindo Kupang, Jerry Samuel, menjelaskan bahwa program ini juga menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif bagi masyarakat dan generasi muda.
Berbagai agenda digelar seperti workshop kewirausahaan, talkshow UMKM bertajuk “Bacarita Bisnis UMKM Lokal, Usaha Naik Kelas”, hingga edukasi literasi asuransi dan manajemen risiko.
Menurut Jerry, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi anak muda Kupang agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
“Dukungan kegiatan edukatif yang inklusif ini menjadi langkah nyata membantu masyarakat, generasi muda, dan khususnya penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama meraih masa depan,” katanya.
Sementara itu, Brellian menegaskan bahwa pendidikan akan terus menjadi bagian penting dari kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat.
Ia menilai pendidikan, kewirausahaan, serta pemahaman mengenai asuransi dan manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.
Melalui PEKEN Jasindo, perusahaan berharap dapat terus memperluas akses pendidikan inklusif dan berkelanjutan sehingga setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. *
